DPRD Kalimantan Tengah

Abdul Hafid Soroti Ketimpangan Pembangunan Desa di Kalteng

Whatsapp Image 2025 05 15 At 6.38.15 Pm

 

PROBORNEO – Masih banyaknya desa terpencil di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang belum menikmati fasilitas dasar memantik perhatian kalangan legislatif.

Anggota DPRD Kalteng, Abdul Hafid, menyoroti ketimpangan pembangunan yang terjadi antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Dalam keterangannya, Hafid menyampaikan keprihatinannya terhadap sejumlah desa yang masih kesulitan akses jalan, belum teraliri listrik, bahkan kekurangan air bersih.

“Masih banyak desa di Kalteng yang terisolasi karena jalan rusak berat, belum dialiri listrik, bahkan air bersih pun sulit dijangkau. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menyangkut hak dasar warga negara,” ujarnya, Kamis (15/5/2025).

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng ini menilai ketimpangan tersebut harus menjadi prioritas pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurutnya, pemerataan pembangunan sangat penting guna menciptakan keadilan sosial sekaligus mendorong percepatan kemajuan daerah.

Politisi Partai Amanat Nasional ini juga mengingatkan agar kebijakan pembangunan tidak hanya berfokus di kawasan perkotaan.

Pemerintah, sebutnya, perlu lebih serius memberdayakan desa-desa tertinggal dengan pemenuhan infrastruktur dasar yang memadai.

“Kalau kita ingin melihat Kalteng maju secara menyeluruh, maka desa-desa harus diberdayakan dan dipenuhi kebutuhan infrastrukturnya. Jangan sampai ada daerah yang tertinggal karena ketimpangan pembangunan,” tegasnya.

 

Hafid mendorong adanya kolaborasi lintas pemerintah daerah dan DPRD untuk memastikan anggaran serta program pembangunan benar-benar menyentuh desa-desa yang selama ini masih tertinggal. (red)