PROBORNEO – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar terhadap kepengurusan baru Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalteng di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran, yang baru saja dilantik oleh Ketua Umum DMI Pusat, Jusuf Kalla, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (12/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Junaidi menegaskan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Agustiar Sabran, DMI Kalteng akan mampu menjalankan berbagai program strategis untuk memakmurkan masjid dan memperkuat peran sosial keagamaan di masyarakat.
“Kita dari DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan selamat atas dilantiknya Bapak Gubernur yang juga menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah di Dewan Masjid Indonesia. Insya Allah kami berkeyakinan di bawah kepemimpinan Pak Agustiar Sabran, beliau bisa menjalankan program Dewan Masjid Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan menjalankan seluruh program yang ada,” ucapnya.
Politikus Partai Demokrat ini menambahkan, DMI tidak hanya memiliki peran dalam mengembangkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, tetapi juga diharapkan menjadi wadah yang memperkuat semangat persaudaraan dan toleransi di Kalimantan Tengah yang majemuk.
“Harapan kita semoga di bawah kepemimpinan yang baru, di bawah kepengurusan yang baru bisa memakmurkan masjid yang ada di wilayah Kalimantan Tengah, dan juga bisa mengayomi seluruh pemeluk agama dan tempat ibadah yang ada di wilayah Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Junaidi menilai, semangat kepemimpinan Agustiar sejalan dengan filosofi Huma Betang, yang menekankan nilai kebersamaan dan saling menghormati dalam keberagaman.
“Di bawah filosofi Huma Betang, kita berkeyakinan Pak Gubernur selaku Ketua Dewan Wilayah Dewan Masjid Indonesia bisa mengayomi kita semua, bisa mengayomi seluruh masyarakat, bisa mengayomi seluruh agama yang ada di Kalimantan Tengah melalui Dewan Masjid Indonesia,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun DMI berfokus pada pembinaan masjid, lembaga ini tetap dapat menjadi simbol persatuan lintas umat beragama.
“Sesuai filosofinya, walaupun Dewan Masjid ini secara nama dan bahasa mengurus masjid, namun tetap kita berkeyakinan Dewan Masjid di bawah Pak Gubernur bisa mengayomi seluruh umat beragama, seluruh tempat ibadah yang berada di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Junaidi mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan keharmonisan di tengah dinamika sosial yang masih dihadapi masyarakat saat ini.
“Yang terpenting adalah merawat keberagaman, merawat kebersamaan, merawat keharmonisan di tengah kondisi kita yang memang masih belum enak-enak saja dan belum baik-baik saja,” pesannya.
Pelantikan DMI Kalteng masa khidmat 2025–2030 ini diharapkan menjadi awal baru dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pembangunan karakter umat sekaligus menjaga semangat kerukunan di Bumi Tambun Bungai. (red)



