Kalimantan Tengah

UPR Laksanakan Pengabdian Masyarakat: Penyuluhan Stunting dan Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil di Kereng Bangkirai

Img 20251110 Wa0043

 

 

PROBORNEO – Universitas Palangka Raya (UPR) melalui Fakultas Kedokteran terus menunjukkan kepeduliannya terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting di Kalimantan Tengah.

Melalui kegiatan pengabdian bertajuk Pemberdayaan Berbasis Masyarakat: Penyuluhan Stunting dan Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil (BATUAH), UPR menggelar penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil di Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran serta didukung penuh oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPR.

Ketua panitia, Apt. Fatmaria, M.Farm, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan pemeriksaan kesehatan rutin selama masa kehamilan sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya mendorong ibu hamil agar memahami pentingnya gizi seimbang dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Selain penyuluhan, kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan serta membagikan vitamin dan susu bagi ibu hamil,” ujar Fatmaria.

Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh puluhan ibu hamil dari trimester pertama hingga ketiga, bersama kader posyandu setempat.

Para peserta juga mendapat kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan tim medis Fakultas Kedokteran UPR yang terdiri dari dr. Herlina Eka Shinta, Sp.PA, dr. Angeline Novia Toemon, M.Imun, serta sejumlah mahasiswa kedokteran.

Selain menjadi wadah pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai media edukasi masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat dan gizi seimbang sebagai langkah strategis mencegah stunting.

Fatmaria menambahkan, tim pengabdian masyarakat UPR akan melakukan monitoring dan evaluasi pada akhir November 2025 guna memantau perkembangan kesehatan ibu hamil di wilayah tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan ibu serta anak di wilayah Palangka Raya,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, UPR menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra aktif pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial dan kesehatan masyarakat di daerah. (red)