Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Peringati Hari Lahir Pancasila

fb img 1780320940928

 

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Kantor Gubernur Kalteng, Senin (1/6/2026), sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan dan ideologi negara.

Upacara tersebut dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden selaku inspektur upacara.

Kegiatan diikuti para asisten, staf ahli, kepala biro di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, serta aparatur sipil negara lingkup Pemprov Kalteng.

Dalam kesempatan itu, Linae membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum refleksi nasional.

“Memperingati Hari Lahir Pancasila lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” katanya.

Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi fondasi bangsa yang mampu menjaga persatuan dan ketahanan nasional di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi. Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” tuturnya.

Linae juga menyampaikan tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Tema tersebut mencerminkan peran strategis Indonesia dalam menjaga persatuan nasional sekaligus berkontribusi terhadap perdamaian dunia sesuai amanat konstitusi.

“Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia. Sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” tandasnya.

Melalui momentum tersebut, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dia juga mengajak seluruh elemen bangsa intuk menjadikan Pancasila sebagai Ideologi yang hidup dan memastikan setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial dan memenuhi rasa keadilan publik menjamin hak masyarakat kecil dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan dinding kantor atau teks buku Sejarah,” tegasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan Pemprov Kalteng tersebut berlangsung khidmat dan menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat persatuan, gotong royong, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam mendukung pembangunan daerah dan bangsa. (red)