PROBORNEO – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin, menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur desa sebagai fondasi utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan reses perorangan di Desa Pangkalan Satu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), baru-baru ini.
Dalam kegiatan yang dihadiri masyarakat dari berbagai kalangan, Riska menerima banyak aspirasi terkait kondisi jalan desa yang masih rusak dan sulit dilalui, baik pada musim hujan maupun kemarau. Kondisi tersebut, menurut warga, kerap menghambat aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat.
“Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur jalan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh wilayah desa,” ungkapnya, Selasa (11/11/2025).
Riska menjelaskan, warga juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat yang sejak September lalu telah memulai proses pengecoran jalan desa secara bertahap. Meski begitu, ia menilai perlu adanya kesinambungan pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara menyeluruh.
Sebagai wakil rakyat asal daerah pemilihan Kobar, Lamandau, dan Sukamara, Riska menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap aspirasi warga kepada pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin memperjuangkan perbaikan jalan Desa Pangkalan Satu. Infrastruktur yang baik sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,” tegasnya.
Menurut Riska, pembangunan infrastruktur desa bukan sekadar persoalan kenyamanan, tetapi juga menjadi indikator utama pemerataan pembangunan dan peningkatan taraf hidup masyarakat.
Ia menilai, keberadaan akses jalan yang baik akan mempercepat pergerakan ekonomi, memperlancar akses pendidikan, serta mempermudah masyarakat memperoleh layanan kesehatan.
Riska berharap, kegiatan reses dapat menjadi jembatan penghubung antara masyarakat dan wakil rakyat dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
“Melalui kegiatan reses ini, kami berharap hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat semakin erat, sehingga setiap kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat di tingkat desa,” tutupnya.
Kegiatan reses di Desa Pangkalan Satu ini juga menjadi momentum bagi DPRD Kalteng untuk memperkuat fungsi representasi dan memastikan aspirasi masyarakat pedesaan terakomodasi dalam agenda pembangunan daerah secara berkeadilan. (red)



