PROBORNEO – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Noor Fazariah Kamayanti, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Hal itu disampaikannya saat melaksanakan reses perorangan di Desa Pematang, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas, baru-baru ini.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat di salah satu rumah warga, masyarakat dari berbagai kalangan menyampaikan beragam aspirasi, utamanya terkait perbaikan infrastruktur dasar dan peningkatan fasilitas umum.
Noor Fazariah mengatakan, kondisi jalan desa menjadi perhatian utama warga karena dinilai masih belum memadai untuk mendukung aktivitas sehari-hari, terutama saat musim hujan.
“Jalan yang saat ini sudah dibangun dengan semen, menurut warga, masih membutuhkan perbaikan agar lebih kuat, tahan lama, dan nyaman dilalui, terutama saat musim hujan,” ungkapnya, Selasa (11/11/2025).
Selain persoalan infrastruktur, masyarakat juga berharap adanya peningkatan fasilitas keagamaan agar dapat menunjang kegiatan sosial dan spiritual warga setempat.
“Warga berharap dukungan pemerintah melalui jalur aspirasi legislatif dapat mempercepat perbaikan sarana tersebut,” tuturnya.
Politisi perempuan asal Kabupaten Kapuas itu menegaskan, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan penting dalam penyusunan laporan hasil reses kepada pimpinan DPRD Kalteng.
Ia memastikan akan memperjuangkan agar usulan warga bisa diakomodasi dalam kebijakan pembangunan daerah.
“Saya akan berupaya memperjuangkan apa yang disampaikan warga. Setiap aspirasi yang muncul adalah bentuk perhatian dan harapan masyarakat terhadap kemajuan desanya,” tegasnya.
Noor Fazariah menilai, kegiatan reses memiliki arti strategis dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia berharap, hasil reses dapat menjadi dasar bagi perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan masyarakat pedesaan.
“Melalui kegiatan reses ini, kami berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat semakin erat, sehingga kebijakan pembangunan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” tutupnya.
Dengan komitmen tersebut, Noor Fazariah menegaskan bahwa aspirasi masyarakat desa akan terus diperjuangkan agar pembangunan di Kalimantan Tengah semakin merata, berkeadilan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat. (red)



