PROBORNEO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana alam. Komitmen ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan hibah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang secara resmi diserahkan oleh Bupati H. Shalahuddin kepada sejumlah Desa Tangguh Bencana usai pelaksanaan Peringatan Hari Bakti PUPR ke-80 di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Rabu pagi.
Dalam sambutannya, Bupati Shalahuddin menegaskan pentingnya ketersediaan peralatan sebagai bagian dari respon cepat dalam menghadapi kondisi darurat. Menurutnya, kesiapan sarana adalah faktor penting agar penanganan bencana dapat dilakukan secara efektif dan terkoordinasi.
“Bantuan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk memastikan BPBD dan desa tangguh bencana dapat selalu sigap. Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang, sehingga persiapan harus dilakukan sejak dini,” ujar Shalahuddin.
Ia juga menyampaikan bahwa akhir tahun merupakan periode rawan bencana di wilayah Barito Utara. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk terus waspada serta ikut menjaga lingkungan sekitar agar risiko bencana dapat diminimalisir.
Selain itu, Bupati berharap agar bantuan hibah tersebut menjadi dorongan bagi aparatur desa untuk meningkatkan pelatihan dan koordinasi bersama masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Kepala BPBD Barito Utara, Simamora Turahman, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah daerah. Ia memastikan bantuan akan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk mendukung kinerja operasional petugas di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama pada situasi darurat,” ungkap Simamora.
Bantuan yang diserahkan meliputi perahu karet, pelampung, helm keselamatan, perlengkapan pemadam dan pompa angin untuk Desa Kandui, Desa Bintang Ninggi II dan Desa Lahei II. Sementara Desa Muara Inu dan Kelurahan Jingah menerima paket peralatan pemadam lengkap untuk mendukung penanganan kebakaran dan evakuasi.(Red)



