Muara Teweh – Prinsip keadilan sosial dalam pembangunan terus diimplementasikan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui pembagian porsi proyek infrastruktur yang merata hingga ke tingkat kecamatan. Pusat pertumbuhan baru terus diciptakan di luar area perkotaan.
Pembangunan infrastruktur kembali menjadi fokus utama dalam mendorong kemajuan daerah. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan ground breaking Jembatan Garuda di Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi darat. Kebijakan ini diambil berdasarkan skala prioritas kebutuhan riil masyarakat bawah.
Jembatan Garuda dirancang sebagai penghubung vital yang diharapkan mampu membuka isolasi wilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Desain jembatan disesuaikan dengan kebutuhan tonase kendaraan yang akan melintas.
Bupati Barito Utara H Shalahuddin melalui Wakil Bupati Felix Sonadir Y Tingan menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan pilar utama dalam mendorong kemajuan daerah. Keselarasan program kerja antara bupati dan wakil bupati menjadi motor penggerak utama proyek ini.
“Pembangunan infrastruktur bukan hanya menjadi penghubung antar wilayah, tetapi juga penggerak roda perekonomian, membuka akses pelayanan publik, serta mempercepat pemerataan pembangunan,” ujar Felix.
Ia menegaskan bahwa ground breaking ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol komitmen bersama dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan kesejahteraan masyarakat. Dengan dimulainya proyek ini, diharapkan masyarakat di Desa Liang Buah dan sekitarnya dapat merasakan manfaat pembangunan secara nyata. (dd)



