Pemprov Kalteng

Perkuat Digitalisasi, Gubernur Kalteng-Kalsel Bertemu di Palangka Raya

fb img 1776317298516

PROBORNEO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menghadiri forum High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) wilayah Kalimantan Selatan yang diselenggarakan di Palangka Raya, Rabu (15/4/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas provinsi dalam transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Kegiatan yang berlangsung di Kahayan Ballroom Swiss-Belhotel Danum tersebut bertujuan mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Langkah ini dinilai krusial guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta efisiensi belanja daerah melalui sistem yang lebih transparan dan terintegrasi.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin, jajaran Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Selatan, serta unsur Forkopimda dari kedua provinsi bertetangga tersebut.

Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, menyambut baik pelaksanaan agenda strategis Kalsel yang dilaksanakan di Bumi Tambun Bungai. Hal ini dinilai sebagai wujud eratnya hubungan emosional dan profesional antardaerah di wilayah Kalimantan.

“Momentum ini menjadi ruang interaksi dan komunikasi antar pemangku kepentingan dalam memperkuat koordinasi lintas daerah, serta memperluas jaringan kerja sama dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih terintegrasi secara digital,” ungkap narasi pertemuan tersebut.

Pelaksanaan kegiatan di Palangka Raya ini memberikan kesempatan bagi kedua provinsi untuk bertukar ide dan pengalaman terkait penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di kedua wilayah.

Lebih lanjut, sinergi yang terjalin dalam forum TP2DD ini mencerminkan komitmen pimpinan daerah di Kalimantan untuk bergerak bersama dalam menyongsong era ekonomi digital.

Hubungan harmonis antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan diharapkan terus terjaga melalui kolaborasi berkelanjutan di berbagai sektor pembangunan lainnya demi kesejahteraan masyarakat di Pulau Borneo. (red)