Pemprov Kalteng

Peringati Bulan Menanam Pohon Nasional, Pemprov Kalteng Ajak Masyarakat Tanam Pohon

Img 20251203 Wa0008

PROBORNEO– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mendorong gerakan massal penanaman pohon yang melibatkan sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah di seluruh kabupaten.

Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Pohon Nasional 2025, yang dipusatkan di SMKN 5 Palangka Raya, Rabu (3/12/2025).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, yang hadir mewakili Gubernur H. Agustiar Sabran, menyampaikan bahwa gerakan menanam ini tidak boleh berhenti pada seremoni.

Ia menegaskan agar masyarakat turut menjadikannya kebiasaan di lingkungan masing-masing.

“Bapak Gubernur mengharapkan melalui bulan menanam pohon pada hari ini masyarakat bisa melakukan hal yang sama di lingkungan, baik di kantor atau di rumah tinggal atau di lahan yang kosong,” ujarnya.

Pemprov Kalteng juga menyiapkan dukungan bibit bagi warga yang ingin terlibat lebih jauh. Menurut Herson, dinas terkait telah diarahkan untuk menyediakan bibit secara terbuka bagi masyarakat.

“Nanti Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan akan men-support untuk bibitnya, asal nanti melakukan permintaan. Jadi harapannya bahwa kita menghijaukanlah bumi kita, jadi kita hidup berdampingan dengan kondisi yang lestari,” jelasnya.

Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari penetapan pemerintah pusat mengenai hari dan bulan menanam pohon.

“Kita tahu bahwa pemerintah pusat, Bapak Presiden, sudah mencanangkan bahwa tanggal 27 November itu Hari Menanam Nasional dan bulan Desember adalah Bulan Menanam Nasional. Jadi makanya kita sudah melaksanakan pada bulan November kemarin dan pada hari ini, tanggal 3 Desember ini,” katanya.

Lebih dari sekadar upaya penghijauan, Agustan menekankan bahwa kegiatan ini membawa nilai edukatif sekaligus manfaat jangka panjang bagi ekosistem.

“Harapan kita melalui kegiatan ini, sebagaimana semboyan kita selalu bahwa mari kita menanam agar bumi tersenyum. Dan ini adalah sedekah oksigen bagi bumi penanaman ini,” ucapnya.

Beragam jenis pohon ditanam, baik pohon produktif maupun pohon pelindung.

“Ini ada beberapa jenis pohon, durian, rambutan, mangga untuk yang produktif bagi sekolah dan bagi masyarakat. Ada juga pohon pelindung seperti ketapang kencana. Ada beberapa jenis pohon,” jelas Agustan.

Di SMKN 5 Palangka Raya, sekitar 500 bibit ditanam bersama siswa dan guru. Sementara itu, di 13 kabupaten lainnya kegiatan serupa berlangsung secara serentak.

“Khusus di tempat kita ini (SMK 5 Palangka Raya) kurang lebih 500 tetapi di tiap kabupaten itu saat ini juga dilaksanakan ada 13 kabupaten. Jadi kurang lebih 10.000 lebih pada serentak hari ini kita laksanakan,” ungkapnya.

Gerakan ini diharapkan tidak hanya menambah ruang hijau, tetapi juga menjadi budaya baru masyarakat Kalteng dalam menjaga kelestarian lingkungan. (red)