Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Dorong Hilirisasi Lewat Forum PTSP 2025

Gambar Whatsapp 2025 07 08 Pukul 00.02.39 3d0cee33

PROBORNEO — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memacu upaya hilirisasi dan industrialisasi daerah sebagai strategi memperkuat ketahanan ekonomi dan mendorong pertumbuhan daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Forum PTSP se-Kalteng Tahun 2025 yang digelar di Swiss-Belhotel Palangka Raya, Kamis (19/6/2025), mengusung tema “Bersinergi Mewujudkan Hilirisasi dan Industrialisasi Untuk Kalteng Berkah, Maju dan Bermartabat”.

Forum ini dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Herson B. Aden.

Dalam sambutannya mewakili Plt. Sekretaris Daerah Kalteng, Herson menyampaikan pentingnya hilirisasi sebagai prioritas nasional.

“Atas nama Pemerintah Provinsi, saya menyambut baik terlaksananya kegiatan ini, sebagai wadah untuk mewujudkan hilirisasi dan industrialisasi demi Kalteng Berkah, Kalteng Maju dan Sejahtera,” ujarnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalteng, Sutoyo, dalam paparannya menyampaikan Rencana Strategis Hilirisasi yang kini tengah disusun.

Program tersebut difokuskan pada transformasi komoditas mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia juga menjelaskan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam proses hilirisasi, mulai dari kesiapan infrastruktur, iklim investasi, kualitas SDM, hingga isu lingkungan.

“Rencana Strategis Hilirisasi di Kalteng telah selaras dengan Asta Cita dan tertuang dalam Visi Misi serta program prioritas Huma Betang Gubernur Kalimantan Tengah, khususnya pada Betang Maju yakni pembangunan Delta Kalteng Ekonomi Eksklusif,” jelas Sutoyo.

DPMPTSP, lanjut Sutoyo, berperan sebagai koordinator lintas perangkat daerah teknis dalam mendukung pelaksanaan Visi Misi Gubernur, utamanya dalam layanan perizinan berusaha, non-perizinan, hingga pengawasan perizinan di daerah.

Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk taat pada ketentuan perizinan dan berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Hilirisasi sangat penting untuk transformasi ekonomi Kalimantan Tengah. Mengatasi tantangan infrastruktur, penguatan SDM dan regulasi adalah kunci untuk membuka potensi pertumbuhan berkelanjutan dan bernilai tinggi di Kalimantan Tengah,” tutupnya.

Forum ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antarinstansi dan pelaku usaha dalam mendorong hilirisasi berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Tengah dalam peta ekonomi nasional. (red)