Pemkab Barito Utara

Pemkab Barito Utara Komitmen Tuntaskan Tiga Jembatan Strategis Sungai Barito, Anggarkan Rp730 Miliar

Whatsapp Image 2025 12 06 At 20.39.22

PROBORNEO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menegaskan keseriusannya memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jembatan strategis di atas Sungai Barito. Sebanyak Rp730 miliar disiapkan untuk menyelesaikan tiga jembatan yang telah lama menjadi kebutuhan masyarakat.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam rangka mempercepat pemerataan pembangunan dan membuka jalur ekonomi baru. Hal tersebut disampaikannya ketika melakukan kunjungan kerja di Lampeong, Kecamatan Gunung Purei, Senin (1/12/2025).

“Tiga jembatan ini menjadi perhatian utama kita. Jembatan Tumpung Laung–Sikan dilanjutkan, Jembatan Lemo juga tetap berlanjut dan kini sedang dievaluasi oleh BPK-RI,” ujar Shalahuddin yang turut didampingi Wakil Bupati, Felix Sonadie Y. Tingan.

Menurut Shalahuddin, keberadaan jembatan-jembatan tersebut akan menjadi penghubung vital bagi masyarakat di wilayah pelosok yang selama ini harus mengandalkan transportasi air maupun menempuh perjalanan jauh melalui jalur alternatif. Dengan tersambungnya akses darat yang lebih efektif, roda ekonomi di wilayah pedalaman diproyeksikan tumbuh lebih cepat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur strategis tidak hanya meningkatkan mobilitas warga, tetapi juga memperkuat layanan kesehatan, pendidikan, dan distribusi logistik. Akses yang lebih baik akan membuka ruang investasi baru dan memberi peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Shalahuddin juga menyampaikan komitmen untuk mengawal pembangunan secara transparan dan akuntabel. Proses evaluasi oleh BPK-RI terhadap proyek Jembatan Lemo dianggap sebagai bagian dari mekanisme pengawasan yang harus dihormati demi memastikan kualitas hasil pekerjaan.

Rencana pembangunan jembatan ini selaras dengan prioritas pembangunan daerah 2025–2030. Pemerintah daerah memiliki target besar untuk membangun Barito Utara yang lebih maju dan berdaya saing melalui percepatan konektivitas fisik antar kecamatan hingga perbatasan kabupaten.

“Kelancaran infrastruktur jalan dan jembatan adalah prioritas utama kami agar membawa perubahan yang lebih baik bagi Barito Utara,” tegas Shalahuddin di akhir pernyataannya. (Red)