PROBORNEO – Rabu (19/11/2025) menjadi hari bersejarah bagi masyarakat Barito Utara ketika 300 peserta berkumpul di Balai Antang untuk mengikuti Seminar Gerakan Cinta Al-Qur’an 2025 yang dirangkai dengan MTQH XXXIII Provinsi Kalimantan Tengah.
Ketua Panitia, H. Fakhri Fauzi, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran berbagai tokoh dan peserta dari seluruh penjuru Kalimantan Tengah. Ia menekankan bahwa tema kegiatan tahun ini sangat relevan dalam membangun masyarakat Qurani.
Menurut Fakhri, perkembangan teknologi dan digitalisasi menuntut masyarakat untuk tetap menjaga nilai-nilai Al-Qur’an agar tidak terbawa arus perubahan yang negatif. Karena itu, seminar ini menjadi sarana penting untuk memperkuat dasar keagamaan umat.
Selain seminar, ditampilkan pula pameran naskah kuno berupa Mushaf tulisan tangan dari abad ke-19 dan naskah khutbah yang telah menjadi bagian dari identitas religius daerah. Pameran ini menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta.
Prof. Dr. Mujiburrahman dan Dr. H. Akhmad Supriadi menjadi narasumber utama. Keduanya menyampaikan materi dengan pendekatan akademis dan kontekstual sehingga mudah diterima peserta.
Jajaran kafilah MTQH dari 14 kabupaten/kota turut hadir, bersama tokoh agama, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum, sehingga suasana kegiatan terasa penuh kebersamaan.
Fakhri juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara yang terus mendukung syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani di daerah.
Seminar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam mencetak generasi yang berkarakter kuat menghadapi tantangan global. (Red)



