Pemkab Barito Utara

GPM Kembali Hadir di Barito Utara, Masyarakat Serbu Pasar Murah Jelang Akhir Tahun

Whatsapp Image 2025 12 03 At 15.06.08
PROBORNEO – Menjelang akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) kembali menggulirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan disambut antusias masyarakat dari berbagai kecamatan.
Pada hari pertama Rabu (26/11/2025), GPM dilaksanakan di Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan. Lokasi tersebut menjadi pusat keramaian sejak pagi karena warga telah menunggu kesempatan membeli bahan pokok dengan harga lebih rendah dari pasar.
Hari kedua Kamis (27/11/2025) digelar di halaman kantor Dinas KPP Barito Utara di Jalan A. Yani, Muara Teweh. Tempat yang lebih luas ini memungkinkan lebih banyak warga untuk mengakses layanan pasar murah tersebut.
Masyarakat tampak berbondong-bondong membeli komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta kebutuhan harian lainnya. Kenaikan harga di beberapa pasar tradisional akhir-akhir ini membuat kehadiran GPM semakin dirasakan manfaatnya.
Kepala Dinas KPP Barito Utara, H. Siswandoyo, menjelaskan bahwa GPM merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan Perum Bulog dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan daerah.
Menurutnya, menjelang akhir tahun kebutuhan masyarakat biasanya meningkat sehingga diperlukan intervensi strategis agar harga tidak melonjak dan tetap terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
“Melalui GPM ini, kami berharap warga lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah fluktuasi harga pangan,” kata Siswandoyo saat meninjau kegiatan pada Kamis (27/11/2025).
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjadikan program ini sebagai agenda rutin guna memperkuat ketahanan pangan lokal dan menjaga keseimbangan pasar.
GPM dinilai tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga memperkuat kerja sama lintas instansi dalam mengelola ketersediaan bahan pokok di Barito Utara. (Red)