DPRD Barito Selatan

DPRD Barsel Tekankan Pengawasan dan Serapan Bulog dalam Implementasi Cadangan Pangan Daerah

Anggota DPRD Barsel, Dr. H. Lisawanto

PROBORNEO – DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, menyoroti urgensi pengawasan serta kolaborasi dengan Perum Bulog dalam pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah (CPD).

Anggota DPRD Barsel, Dr. H. Lisawanto, menegaskan bahwa regulasi yang telah disepakati dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 di Graha Paripurna DPRD, Jumat (10/10/2025), harus diwujudkan bukan sekadar landasan normatif, melainkan instrumen yang menopang stabilitas pangan dan ekonomi petani lokal.

Lisawanto menyampaikan empat rekomendasi strategis kepada Pemkab Barsel yaitu Mengutamakan pembelian hasil panen petani lokal sebagai basis CPD untuk memperkuat kepastian pasar dan harga, Menjalin kerja sama penyimpanan dan manajemen stok melalui Bulog karena daerah belum memiliki gudang pangan mandiri, Memastikan distribusi tepat sasaran berbasis data desa/kelurahan—tak hanya untuk korban bencana, tetapi juga pasar penyeimbang inflasi dan bantuan kelompok rentan, Membentuk sistem pengawasan dan sanksi yang tegas guna mencegah potensi penyimpangan distribusi.

“Perda ini harus memberi manfaat riil, terutama bagi petani dan keluarga prasejahtera. Manajemen stok dan distribusinya wajib profesional, terkontrol, serta terjaga kualitasnya,” ujar Lisawanto.

Menurutnya, peran Bulog sebagai mitra teknis sangat krusial, khususnya dalam jaminan penyimpanan komoditas, kontrol mutu, hingga ketersediaan stok penyangga saat terjadi gejolak pasokan atau bencana.

Ia turut menekankan bahwa ketahanan pangan adalah isu dasar yang berdampak langsung pada daya beli, inflasi, dan kesejahteraan sosial.

“Harus ada check and balance yang kuat. DPRD akan terus memonitor agar CPD dijalankan sesuai mandat Perda,” tegasnya.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Barsel HM. Farid Yusran bersama jajaran pimpinan dewan, serta dihadiri Wakil Bupati Khristianto Yudha, Pj Sekda Ita Minarni, OPD, Forkopimda, anggota DPRD, tim ahli dan undangan.

Lisawanto berharap CPD mampu memberi daya ungkit bagi kemandirian pangan daerah dan menjadi buffer utama saat terjadi tekanan pasokan maupun fluktuasi harga. (red)