PROBORNEO – DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Cadangan Pangan Daerah, dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun 2025 yang digelar di Graha Paripurna DPRD Barsel, Jumat (10/10/2025).
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Barsel, Khristianto Yudha, yang membacakan pidato Bupati Eddy Raya Samsuri. Dalam sambutannya, Yudha menegaskan bahwa regulasi ini menjadi landasan hukum strategis bagi daerah dalam menjamin ketersediaan pangan masyarakat.
“Perda ini akan menjadi pedoman Pemkab dalam mengelola cadangan pangan daerah agar lebih terarah, responsif, dan memiliki payung hukum yang jelas,” ujar Yudha.
Ia menjelaskan, Ranperda ini memuat 11 bab dan 45 pasal, mengatur mulai dari penetapan, pengelolaan cadangan pangan, sistem informasi, pendanaan, pengawasan, hingga partisipasi masyarakat.
Regulasi tersebut disusun sebagai tindak lanjut Pasal 20 ayat (1) PP 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi, dengan tujuan memperkuat akses pangan, terutama saat terjadi bencana, gejolak harga, atau kelangkaan pasokan.
Sebelum mencapai persetujuan, Ranperda ini telah melalui pembahasan intensif antara legislatif dan eksekutif, melibatkan rapat konsultasi, kaji banding, pendalaman materi bersama tim ahli, serta telaah dari tenaga ahli DPRD.
Setelah disepakati, tahap selanjutnya adalah pengajuan naskah ke Gubernur Kalimantan Tengah untuk memperoleh nomor register sebelum nantinya resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Barsel, HM. Farid Yusran, didampingi Wakil Ketua I Ideham dan Wakil Ketua II Rusinah, serta dihadiri anggota DPRD, Juru Bicara Bapemperda Hj. Ani Mahrita, Pj Sekda Ita Minarni, asisten Setda, kepala OPD, tim ahli DPRD, dan unsur Forkopimda.
Yudha menutup pidatonya dengan harapan agar Perda ini mampu memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
“Semoga regulasi ini berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Barsel, dan menjadi langkah nyata menghadirkan negara di sektor pangan,” pungkasnya. (red)



