DPRD Kalimantan Tengah

Cegah Risiko Bencana, DPRD Kalteng Minta Pemerintah Perkuat Antisipasi Musim Hujan

Gambar Whatsapp 2025 02 04 Pukul 18.04.58 057b22e5

PROBORNEO – Menghadapi musim hujan yang melanda Kalimantan Tengah (Kalteng), Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, mengimbau pemerintah daerah untuk memperkuat langkah pencegahan risiko bencana, terutama terkait banjir dan tanah longsor di wilayah rawan.

Sugiyarto menegaskan bahwa antisipasi sejak dini sangat penting untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk bencana alam.

“Saya menegaskan, bahwa pemerintah harus memastikan infrastruktur penunjang, seperti saluran drainase, bendungan, dan tanggul, berfungsi optimal,” ujar Sugiyarto, Selasa (4/2/2025).

Menurutnya, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) sebagai mitra kerja Komisi III DPRD Kalteng, harus berperan aktif dalam pemantauan dan perbaikan infrastruktur di daerah-daerah rawan bencana.

Sugiyarto menyoroti bahwa pemerintah tidak boleh hanya bertindak setelah bencana terjadi, tetapi harus memiliki strategi yang kuat untuk pencegahan sejak dini.

“Musim hujan sudah tiba, dan ini harus menjadi perhatian serius. Pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan, tetapi juga harus memprioritaskan upaya pencegahan. Misalnya, membersihkan saluran air yang tersumbat dan mempersiapkan logistik untuk masyarakat yang mungkin terdampak banjir,” tambahnya.

Selain pemerintah, Sugiyarto juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan bahwa penumpukan sampah di sungai dan saluran drainase menjadi salah satu penyebab utama banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

“Peran masyarakat juga sangat penting. Saya mengajak warga untuk bekerja sama dengan pemerintah, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Jangan sampai sampah menumpuk dan memperburuk situasi saat hujan deras,” tegas politisi dari Partai Gerindra ini.

Sugiyarto juga mendorong BPBPK untuk mengaktifkan sistem peringatan dini (early warning system) di wilayah-wilayah yang rawan bencana, seperti daerah aliran sungai dan kawasan perbukitan yang rentan longsor.

Menurutnya, sistem ini sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat sehingga mereka dapat bersiap menghadapi potensi bencana dengan lebih baik.

“Koordinasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta sangat diperlukan. Kita harus bersatu untuk meminimalkan dampak dari musim hujan ini,” tandas Sugiyarto. (red)