PROBORNEO— Gelaran Malam Ta’aruf kafilah MTQH XXXIII di Muara Teweh berlangsung dalam suasana akrab dan penuh persaudaraan. Para peserta yang hadir dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah tampak antusias mengikuti acara pembuka tersebut.
Gedung Balai Antang menjadi tempat berkumpulnya ratusan peserta MTQH yang akan mengikuti perlombaan di berbagai cabang. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan sebelum memasuki kompetisi.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Dr. Ahmad Husain mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia mengapresiasi penyambutan hangat dari masyarakat Barito Utara yang dinilainya sangat luar biasa.
Ia kemudian mengingatkan bahwa MTQH tidak hanya menjadi kesempatan menampilkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini harus menjadi sarana dakwah untuk menguatkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Sementara itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa acara silaturahmi ini membawa pesan penting tentang persatuan. Ia berharap para kafilah dapat memanfaatkan momen ini untuk lebih mengenal satu sama lain.
Menurutnya, MTQH bukan sekadar perlombaan, tetapi juga refleksi kecintaan umat Islam terhadap kitab suci Al-Qur’an. Ia juga menekankan pentingnya mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan.
Acara kemudian dirangkai dengan sesi penyerahan cinderamata sebagai wujud penghormatan antar lembaga dan peserta. Suasana berlangsung hangat dan penuh rasa persaudaraan.
Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar daerah mengenai pembinaan generasi Qur’ani. Para peserta terlihat antusias menyimak setiap rangkaian acara.
Dengan terlaksananya Malam Ta’aruf ini, diharapkan MTQH XXXIII berjalan harmonis dan penuh keberkahan bagi seluruh peserta serta masyarakat Kalimantan Tengah. (Red)



