PROBORNEO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya kembali memperkuat jejaring pembinaan kemandirian melalui kunjungan rombongan Srikandi Merah Putih, Sabtu (15/11/2025).
Dipimpin langsung Ketua Yayasan, H. Amir, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan produk UMKM hasil karya warga binaan.
Setibanya di Lapas Perempuan Palangka Raya, rombongan disambut hangat dengan tarian daerah khas Kalimantan Tengah yang dibawakan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Pertunjukan tersebut menjadi gambaran nyata kreativitas dan pembinaan karakter yang terus dikembangkan di lingkungan Lapas.
Kunjungan ini turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama sejumlah Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Dalam sambutannya, Kakanwil I Putu Murdiana mengapresiasi inisiatif Yayasan Srikandi Merah Putih yang dinilai membawa semangat nasionalisme dan kepedulian sosial ke lingkungan pemasyarakatan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Srikandi Merah Putih, H. Amir, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program pembinaan yang dijalankan Lapas Perempuan Palangka Raya.
Kehadiran yayasan digambarkan sebagai bentuk perhatian terhadap kemandirian warga binaan, terutama dalam meningkatkan kualitas dan pemasaran produk.
Kepala Lapas Perempuan Palangka Raya, Hani Anggraeni, menyampaikan terima kasih atas dukungan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi atas dukungan Yayasan Srikandi Merah Putih. Harapan kami adalah kolaborasi strategis ini berlanjut pada dukungan nyata dalam pemasaran produk UMKM WBP, sebab langkah ini merupakan kunci utama keberhasilan program kemandirian di Lapas,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, rombongan Srikandi Merah Putih yang beranggotakan sejumlah selebritas dan influencer, berinteraksi langsung dengan warga binaan.
Para WBP memamerkan aneka produk unggulan seperti kue kering, tas rotan, pouch, tas rajut, busana adat Dayak, hingga batik karya mereka.
Rombongan kemudian diajak berkeliling ke Bawi’s Lalu Pala Store, galeri hasil karya warga binaan yang menampilkan berbagai produk serta aktivitas kerja kemandirian. Di tempat ini, anggota rombongan dapat melihat lebih dekat proses kreatif yang dijalankan oleh warga binaan.
Kegiatan ditutup dengan gestur apresiatif dari Ketua Yayasan Srikandi Merah Putih. H. Amir secara langsung membeli sejumlah produk unggulan sebagai bentuk dukungan terhadap karya dan usaha warga binaan.
Aksi tersebut menjadi simbol komitmen yayasan untuk ikut memajukan kemandirian perempuan di balik tembok pemasyarakatan. (red)



