PROBORNEO – Disnakertranskop-UKM Kabupaten Barito Utara menggelar Sosialisasi Budidaya Ikan Air Tawar Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula Disnakertranskop-UKM. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kepala Disnakertranskop-UKM, M. Mastur, dengan dihadiri sejumlah pejabat terkait.
Ketua panitia, Hj. Herni Susanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat eks transmigrasi, khususnya melalui sektor perikanan yang berpotensi besar berkembang di desa-desa tersebut.
Ia menyampaikan bahwa budidaya ikan air tawar memiliki peluang usaha yang luas karena permintaan pasar yang terus meningkat. Peserta diberikan bekal pengetahuan mulai dari teknik pembenihan hingga pengelolaan kolam.
Sebanyak 50 peserta dari lima desa eks transmigrasi mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan materi dari narasumber yang kompeten dari Disnakertranskop-UKM, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Sosial PMD.
Herni juga menyoroti bahwa kegiatan ini selaras dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), di mana ikan air tawar berfungsi sebagai sumber protein berkualitas.
M. Mastur dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia dan narasumber atas kontribusinya mempersiapkan kegiatan ini. Ia berharap peserta dapat meningkatkan keterampilan secara signifikan.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi. Dengan kemampuan teknis yang kuat, peserta dapat mengembangkan usaha perikanan berkelanjutan.
Pemerintah daerah, kata Mastur, akan terus mendorong kegiatan serupa untuk memperluas dampak positif bagi masyarakat desa. Sektor perikanan dinilai berpotensi menjadi pilar ekonomi baru di wilayah eks transmigrasi.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari program pembangunan ekonomi daerah berbasis kemandirian dan produktivitas masyarakat. (Red)



