Pemkab Barito Utara

Bahasa Temboyan Resmi Direvitalisasi, Barito Utara Tegaskan Komitmen Lestarikan Bahasa Daerah

Whatsapp Image 2025 11 18 At 00.32.28

PROBORNEO – Upaya pelestarian bahasa daerah di Kabupaten Barito Utara terus menunjukkan kemajuan. Tahun ini, Bahasa Temboyan resmi masuk dalam program revitalisasi bahasa daerah bersama Bahasa Bakumpai dan Manyan.
Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 yang digelar di Café Kopi Itah menjadi momentum penting dalam memperkenalkan program tersebut. Ratusan pelajar dari 47 sekolah dasar dan menengah mengikuti kegiatan dengan antusias.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga menerbitkan Instruksi Bupati Nomor 400.3.5/897.a/DISDIK/X/2025, yang mewajibkan penggunaan bahasa daerah setiap Kamis di minggu pertama tiap bulan di sekolah.
Kebijakan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelestarian bahasa ibu, sekaligus sarana pembentukan karakter cinta budaya sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiluddin A Surapati, menyebut langkah ini sebagai “tonggak penting” dalam menjaga kekayaan linguistik daerah.
Ke depan, Dinas Pendidikan juga berencana menambah bahasa lain seperti Bahasa Dusun Malang ke dalam program revitalisasi.
Menurut Syahmiluddin, bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga identitas dan jati diri masyarakat Barito Utara. (Red)