PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menggelar Pelatihan Pembuatan Konten Digital Kekinian dengan Sentuhan Avatar, Senin (3/2/2025).
Pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai instansi di lingkungan Pemprov Kalteng, dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan kreativitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memproduksi konten digital yang menarik, relevan, dan sesuai dengan perkembangan teknologi masa kini.
Kepala BPSDM Provinsi Kalteng, Rahmawati, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguasaan kemampuan digital bagi ASN di era modern.
Menurutnya, ASN harus mampu mengikuti perubahan zaman untuk mendukung efektivitas penyampaian informasi kepada publik.
“Di era digital seperti sekarang, kemampuan untuk membuat konten yang menarik dan informatif sangat dibutuhkan. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat menguasai teknik pembuatan konten digital yang tidak hanya menarik, tetapi juga efektif dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat,” ujar Rahmawati.
Pelatihan ini merupakan respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi digital, khususnya di bidang publikasi dan penyebaran informasi.
Konten visual kreatif dan interaktif kini menjadi salah satu kunci dalam menarik perhatian masyarakat, sehingga BPSDM Kalteng berinisiatif membekali ASN dengan kemampuan baru, yaitu memanfaatkan avatar sebagai elemen kreatif dalam pembuatan konten.
Selama lima hari, para peserta akan dibimbing langsung oleh Hironymus Ghodang, seorang Widyaiswara Ahli Utama dari BPSDM Provinsi Sumatera Utara yang memiliki pengalaman luas di bidang produksi konten digital dan teknologi avatar.
Materi pelatihan meliputi dasar-dasar pembuatan konten digital, teknik penggunaan aplikasi editing modern, integrasi avatar untuk menciptakan konten yang lebih personal dan menarik
Pelatihan ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis peserta, tetapi juga mendorong mereka agar lebih kreatif dalam merancang strategi komunikasi visual yang efektif di era digital.
BPSDM Kalteng berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan serupa guna meningkatkan kapasitas ASN dalam menghadapi tantangan digital.
Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap perkembangan teknologi.
“Dengan pelatihan ini, kami berharap tercipta sumber daya manusia yang handal, kreatif, dan siap mendukung terwujudnya smart government di Provinsi Kalimantan Tengah,” tutup Rahmawati. (red)



