Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah, Targetkan 70.000 Paket selama Ramadhan

Gambar Whatsapp 2025 03 07 Pukul 20.45.32 7726d468

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali menggelar program pasar murah guna menekan lonjakan harga bahan pokok selama bulan Ramadhan.

Program yang dikoordinasikan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalteng ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdagperin Kalteng, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa pelaksanaan pasar murah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, yang menginginkan adanya langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah.

“Ramadhan kita melaksanakan kegiatan pasar murah sesuai arahan Gubernur. Pasar murah baru tadi kita laksanakan dengan membagikan 500 paket. Namun, sesuai instruksi beliau (Gubernur), kita akan melakukan pemetaan terlebih dahulu untuk mengetahui wilayah mana yang mengalami kenaikan harga,” ujar Rangga, Kamis (6/3/2025).

Pasar murah menjadi salah satu agenda rutin Pemprov Kalteng setiap Ramadhan dan akan terus dimaksimalkan menjelang Idul Fitri.

Tahun ini, lanjut Rangga, pemerintah menargetkan penyaluran hingga 70.000 paket bahan pokok untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih stabil.

“Upaya menekan kenaikan harga bahan pokok sudah disiapkan Pemprov. Target kita selama Ramadhan adalah membagikan 70.000 paket,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar murah dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan data harga di lapangan.

Langkah ini bertujuan agar intervensi yang dilakukan benar-benar efektif dalam menjaga stabilitas harga dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kita mengumpulkan data dari tim, jangan sampai kita terlalu dini melaksanakan pasar murah, ternyata intervensi harga yang dijalankan belum maksimal. Jadi, kita sesuaikan dengan harga di lapangan terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain itu, Disdagperin Kalteng juga terus melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok di pasar tradisional maupun modern.

Dengan demikian, pasar murah dapat diselenggarakan di lokasi yang benar-benar membutuhkan intervensi harga, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Diharapkan dengan adanya program ini, masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan yang biasanya disertai kenaikan harga. (red)