PROBORNEO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan kelistrikan melalui kegiatan Sosialisasi Ketenagalistrikan, Pemasangan Baru, Layanan, Keselamatan dan Pemanfaatan Listrik.
Program edukasi ini digelar di kantor Desa Dirung Bakung, Kecamatan Tanah Siang, Rabu (8/10/2025), sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah memastikan masyarakat memahami standar keamanan dalam penggunaan listrik.
Kegiatan yang diinisiasi Bagian Perekonomian dan SDA Setda Mura ini menghadirkan narasumber dari PLN, yakni Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Puruk Cahu.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Mura ingin mendorong masyarakat lebih sadar akan risiko penggunaan listrik yang tidak tepat, sekaligus memahami layanan serta prosedur pemasangan baru dari PLN.
Perwakilan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Mura, Pumpung Puno, menegaskan pentingnya ketersediaan listrik yang aman dan merata bagi kehidupan sehari-hari.
“Listrik sangat penting dalam kehidupan modern, listrik telah menjadi salah satu kebutuhan primer yang esensial dalam menopang segala aspek kehidupan modern, mulai dari penerangan, komunikasi, pendidikan, kesehatan hingga penggerak peroda ekonomian dan industri,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa kualitas hidup masyarakat sulit tercapai bila pasokan listrik tidak memadai atau tidak aman.
Sementara itu, Bupati Murung Raya melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mura, K. Zen Wahyu, menyampaikan apresiasi kepada PLN ULP Puruk Cahu yang bersedia hadir sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dari tujuh desa dan kelurahan yang menjadi peserta.
“Pemkab Mura melaksanakan sosialisasi untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat dan pengguna listrik PLN, yaitu terkait dengan pemasangan baru, pelayanan, keselamatan dan pemanfaatan listrik PLN serta penanganan keadaan darurat. Seperti tiang tertimpa pohon, tiang mau roboh dan di saat banjir,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat tidak hanya paham, tetapi juga proaktif melaporkan setiap potensi bahaya yang berkaitan dengan jaringan listrik, baik di lingkungan rumah maupun fasilitas umum.
Dengan meningkatnya kesadaran tersebut, risiko kecelakaan seperti korsleting, kebakaran, hingga bahaya aliran listrik saat banjir dapat diminimalkan.
Sosialisasi ini menjadi langkah preventif Pemkab Mura untuk meningkatkan keselamatan publik sekaligus memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan. (red)



