PROBORNEO — Arena Tiara Batara Muara Teweh menjadi pusat perhatian masyarakat Kalimantan Tengah saat MTQH XXXIII resmi dibuka oleh Gubernur H Agustiar Sabran. Acara berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga yang antusias mengikuti jalannya pembukaan.
Pembukaan MTQH tahun ini turut dihadiri Forkopimda, bupati dan wali kota, tokoh agama, serta seluruh kafilah dari kabupaten/kota. Suasana penuh kekhidmatan terasa ketika lantunan ayat suci mengawali rangkaian acara.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang sukses menjadi tuan rumah. Ia menyatakan bahwa MTQH lebih dari sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an.
Ia menjelaskan bahwa MTQH merupakan sarana untuk membangkitkan kembali kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. Dengan tantangan era digital, anak muda perlu memiliki pedoman hidup yang kokoh agar tidak tergerus arus zaman.
Gubernur juga menekankan pentingnya nilai-nilai Al-Qur’an sebagai dasar pembentukan akhlak mulia. Hal ini selaras dengan falsafah Huma Betang yang menekankan kebersamaan dalam keberagaman.
Menurutnya, generasi Qurani akan menjadi fondasi utama dalam membangun Kalimantan Tengah yang maju dan bermartabat. Ia menegaskan bahwa moral yang kuat adalah modal utama menuju Indonesia Emas.
Ia juga mengingatkan peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding. MTQH, katanya, harus menjadi ruang mempererat silaturahmi, bukan hanya mengejar prestasi.
Di akhir acara, Gubernur membuka MTQH secara resmi disertai pantun yang disambut tepuk tangan meriah. Pembukaan ini menjadi momentum penting bagi pembinaan Qurani di Kalimantan Tengah. (Red)



