PROBORNEO — Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar malam doa bersama sebagai bentuk dukungan spiritual bagi kafilah yang akan berlaga dalam MTQH XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Acara berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati dengan suasana penuh kekhusyukan.
Kegiatan dibuka dengan Sholat Magrib berjamaah yang diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta seluruh peserta kafilah. Setelah itu, Sholat Hajat dipimpin oleh Guru Noval Al Anshari, memohon agar seluruh rangkaian MTQH nanti berjalan lancar.
Usai doa, lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun lembut dari salah satu peserta. Bacaan yang merdu tersebut memberikan nuansa sakral dan menggugah motivasi peserta lain agar siap bertanding dengan penuh keikhlasan.
Dalam sambutannya, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan pentingnya menjadikan MTQH sebagai momen memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an. Ia memuji persiapan para peserta yang dianggap telah berlatih dengan sangat serius.
Bupati mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan bagaimana peserta memaknai ayat-ayat suci sebagai pedoman hidup. Ia juga menekankan kebanggaan karena kafilah mewakili nama baik Barito Utara di tingkat provinsi.
Sebagai tanda kepercayaan, Bupati menyerahkan bendera pataka kepada Ketua Kafilah Kabupaten Barito Utara. Simbol tersebut menandai amanah besar bagi para peserta untuk membawa prestasi terbaik.
Pada acara tersebut, penghargaan khusus juga diberikan kepada Annisa, Muhaditsah terbaik IV STQ Nasional 2025. Penghargaan diterima keluarga mengingat prestasi yang mengharumkan nama daerah.
Sekretaris Kafilah, Al Mubasyir, menjelaskan bahwa MTQH XXXIII akan diselenggarakan pada 14–22 November 2025. Ia menambahkan bahwa total 120 anggota kafilah siap berlomba pada berbagai cabang.
Kegiatan diakhiri dengan Sholat Isya berjamaah yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Malam itu menjadi momentum penyemangat bagi kafilah menuju perlombaan tingkat provinsi. (Red)



