PROBORNEO – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng), I Putu Murdiana, mengikuti pemaparan hasil desain pembangunan tembok keliling Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara, Jumat (13/6/2025).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam upaya peningkatan infrastruktur dan sistem keamanan pemasyarakatan di wilayah itu.
Hadir dalam kegiatan ini perwakilan Lapas Sukamara, tim perencana, tenaga teknis, pengelola pengadaan, serta manajemen konstruksi.
Tim perencana memaparkan desain teknis, spesifikasi struktur, hingga tahapan pelaksanaan pembangunan yang dirancang sesuai standar keamanan.
Dalam arahannya, I Putu Murdiana menegaskan pentingnya sinergi antarunit dalam menyukseskan proyek tersebut. Ia menilai, keberadaan tembok keliling yang kokoh dan memenuhi standar sangat penting untuk menunjang sistem pengamanan.
“Pembangunan tembok keliling ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi bagian dari upaya sistemik kita untuk memperkuat keamanan dan pelayanan pemasyarakatan,” ungkapnya.
Ia juga meminta agar proses perencanaan dimanfaatkan sebagai momentum perbaikan tata kelola proyek yang lebih akuntabel dan transparan.
Seluruh pihak diminta aktif berkoordinasi dan menjaga mutu serta ketepatan waktu pelaksanaan.
“Saya minta seluruh elemen pelaksana dapat menjaga integritas dan profesionalisme agar pembangunan ini berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat mutu,” tegasnya.
Dalam sesi diskusi, berbagai masukan teknis disampaikan, termasuk gambaran kondisi eksisting serta tantangan di lapangan yang perlu diperhatikan selama pelaksanaan.
I Putu Murdiana menambahkan, pembangunan ini merupakan bentuk komitmen Kanwil Ditjenpas Kalteng dalam membenahi sarana prasarana pemasyarakatan, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih dalam aspek keamanan.
“Dengan pembangunan tembok keliling ini, diharapkan Lapas Sukamara dapat meningkatkan kualitas pengawasan dan memberikan rasa aman baik bagi petugas maupun warga binaan,” tutupnya. (red)



