PROBORNEO – Proses akreditasi Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Barito Utara kembali berlanjut pada hari kedua. Kepala Dinas Kesehatan, Pariadi AR, membuka kegiatan yang berlangsung di Aula Labkesda dengan menyoroti pentingnya peningkatan standar pelayanan kesehatan.
Tim Surveior Akreditasi dari LAFKESPRI hadir untuk melanjutkan penilaian lapangan. Mereka adalah dr. Widiastuti sebagai ketua dan Dr. Fahriadi sebagai anggota. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pejabat Dinas Kesehatan serta seluruh staf Labkesda.
Dalam sambutannya, Pariadi menyampaikan bahwa akreditasi merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah untuk menjamin mutu layanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa kualitas hasil laboratorium memiliki dampak besar bagi keselamatan pasien.
Ia mengatakan bahwa akreditasi menjadi bukti bahwa Labkesda menjalankan proses pemeriksaan berdasarkan standar yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa akreditasi, kualitas layanan sulit diukur secara objektif.
Pariadi mengumumkan rencana pemerintah daerah untuk menambah fasilitas laboratorium dengan ruang BSL-2 pada tahun 2026. Fasilitas tersebut penting untuk meningkatkan keamanan dan kapasitas pemeriksaan sampel klinis.
Ia memberikan apresiasi terhadap kerja keras tim Labkesda yang telah mempersiapkan diri sejak jauh hari. Menurutnya, semangat dan kekompakan mereka menjadi modal besar untuk meraih akreditasi.
Kepada tim surveior, Pariadi berharap proses penilaian dilakukan secara transparan dan memberikan masukan konstruktif. Ia menilai bahwa akreditasi pertama ini adalah kesempatan besar untuk memperbaiki berbagai aspek manajemen laboratorium.
Pariadi menutup sambutannya dengan doa dan harapan agar Labkesda Barito Utara dapat memperoleh hasil akreditasi optimal serta semakin dipercaya masyarakat sebagai laboratorium rujukan utama. (Red)



