PROBORNEO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo, secara resmi membuka perhelatan Gebyar Ramadan Berkah Jilid V Tahun 2026.
Acara yang menjadi agenda tahunan di Bumi Tambun Bungai ini dipusatkan di halaman Kantor TVRI Kalteng, Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Senin (2/3/2026) sore.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa perhelatan ini bukan sekadar ajang perlombaan mencari pemenang, melainkan sebuah instrumen penting dalam pembinaan karakter generasi muda serta penguatan nilai-nilai spiritual dan jembatan silaturahmi antarwarga.
Menurutnya, pondasi moralitas anak muda adalah kunci utama masa depan daerah.
“Kami ingin anak-anak Kalimantan Tengah ini punya karakter, punya attitude,” kata Gubernur di hadapan ratusan peserta dan tamu undangan yang hadir.
Gubernur menjelaskan bahwa berbagai cabang lomba yang bersifat kreatif dan edukatif dalam rangkaian acara ini merupakan bukti nyata bahwa bulan suci Ramadan bukan hanya diisi dengan aktivitas menahan diri, melainkan juga menjadi momentum produktif untuk berkarya, berprestasi, dan menebar manfaat bagi sesama.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.
Kegiatan bernuansa islami ini dipandang sebagai refleksi dari kearifan lokal yang telah lama mengakar dan menyatukan berbagai lapisan masyarakat di daerah tersebut.
“Tentunya hal ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam bingkai falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat yang harus terus kita jaga dan rawat,” tegas Agustiar Sabran.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Kalteng ini diikuti oleh sekitar 800 peserta dari berbagai kalangan.
Adapun kategori yang diperlombakan meliputi lomba Da’i Cilik, lomba mewarnai, lomba fashion show, hingga lomba tari kreasi islami yang dirancang untuk mengasah bakat seni dan dakwah sejak dini.
Gubernur berharap melalui kompetisi yang sehat dan penuh semangat ini, lahir generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan kepedulian sosial yang tinggi untuk membangun daerah ke depan dengan tetap berpijak pada nilai-nilai luhur.
“Semangat inilah yang menjadi modal utama dalam membangun kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Bumi Tambun Bungai yang kita cintai,” tandas Gubernur mengakhiri sambutannya. (red)



