Kalimantan Tengah

Gerdayak Siap Dukung Kodam Tambun Bungai Percepat Pembangunan Kalteng

Img 20250910 Wa0057

 

 

PROBORNEO – Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan Kodam XXII/Tambun Bungai di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ketua DPN Gerdayak, Yansen A. Binti, menegaskan bahwa kehadiran Kodam bukan hanya kebanggaan, tetapi juga peluang untuk mempercepat pembangunan di Bumi Tambun Bungai.

“ Saya selaku masyarakat Kalimantan Tengah mengucapkan selamat datang kembali Kodam Tampun Bungai yang dulu itu adalah Kodam XI sekarang dia Kodam XXII Tambun Bungai,” ujar Yansen, Rabu (10/9/2025).

Ia menilai penamaan Kodam Tambun Bungai memiliki makna historis dan spiritual bagi masyarakat Dayak.

“ Kami sangat berbangga karena nama Kodam ini tetap Tampun Bungai. Ada nama dua orang tokoh leluhur Dayak penjaga daripada masyarakat Dayak, penegak kebenaran dan keadilan, ada dua oknum yaitu Tambun dan Bungai,” jelasnya.

Lebih jauh, Yansen menyebut Kodam Tambun Bungai diharapkan ikut membantu pemerintah daerah dalam tugas-tugas pembangunan.

“ Kami juga banyak berharap agar dengan adanya Kodam Tambun Bungai ini, pembangunan di Kalimantan Tengah bisa lebih cepat dan juga mendapatkan dukungan oleh Kodam untuk membantu pemerintah daerah dalam tugas-tugas membangun,” katanya.

Selain dukungan pembangunan, Gerdayak juga mendorong generasi muda Dayak untuk menempuh pendidikan di akademi militer.

“ Kita juga ingin agar anak-anak generasi penerus kita itu banyak yang bisa mengikuti pendidikan akademi militer lah, agar mereka bisa menjadi calon-calon pemimpin masa depan jadi orang daerah orang Dayak ini bisa turut berkontribusi buat bangsa,” ucap Yansen.

Ia menegaskan, Gerdayak siap bersinergi dengan TNI dalam melaksanakan program-program pertahanan maupun pembangunan strategis nasional di Kalteng.

“ Gerdayak siap berpartisipasi mendukung penuh segala program yang akan dilaksanakannya nanti oleh Kodam Tambun Bungai terutama mereka dalam rangka untuk proses akselerasi pembangunan salah satunya program food estate dan program lainnya yang mengenai pertahanan dan keamanan,” pungkasnya. (red)