DPRD Kalimantan Tengah

DPRD Soroti Ketimpangan Distribusi Nakes di Kalteng

Whatsapp Image 2025 04 14 At 18.55.00 Fb73291d

 

PROBORNEO Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Wengga Febri Dwi Tananda, kembali menyoroti ketimpangan distribusi tenaga kesehatan (nakes) di provinsi tersebut. 

Ia menilai persoalan ini menjadi hambatan serius dalam mewujudkan layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Kalteng.

Wengga menyebut, hingga kini wilayah pedalaman dan pelosok masih mengalami kekurangan tenaga medis, sementara sebagian besar nakes masih terkonsentrasi di perkotaan.

“Tenaga kesehatan jangan hanya terpusat di perkotaan. Kita harus pastikan seluruh masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah terpencil, bisa mendapatkan layanan yang sama,” ujarnya, Senin (14/4/2025).

Politikus muda Partai Gerindra ini menegaskan bahwa pemerataan bukan semata soal jumlah, tapi soal tata kelola distribusi yang berkeadilan.

Ia mendorong agar pemerintah daerah menyusun kebijakan afirmatif guna menarik tenaga medis ke wilayah kurang terlayani.

“Ini bukan soal tidak adanya tenaga, tapi bagaimana menata sistem distribusinya. Jangan sampai ada kesan bahwa pemerintah sengaja membiarkan daerah tertentu kekurangan tenaga medis,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wengga menilai pemerataan nakes merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan yang layak.

“Kita ingin semua warga Kalteng, baik di kota maupun pelosok, memiliki hak yang sama untuk sehat dan mendapatkan pelayanan yang layak,” pungkasnya.

 

Ia berharap, isu klasik ini segera menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalteng dan direspons dengan kebijakan konkret di lapangan. (red)