Muara Teweh – Akses listrik kini menjadi tumpuan baru bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Teweh Timur. Peresmian pemasangan jalur listrik di Benangin dan Sampirang II oleh Bupati H. Shalahuddin pada Rabu (14/1/2026), diyakini akan memicu munculnya berbagai unit usaha produktif di tingkat pedesaan.
Bupati menjelaskan bahwa listrik bukan sekadar untuk penerangan lampu di malam hari, tetapi merupakan penggerak mesin-mesin ekonomi. Dengan adanya listrik, masyarakat desa kini bisa mengembangkan usaha rumahan, pengolahan hasil pertanian, hingga sektor jasa yang memerlukan daya elektrik.
Kehadiran energi listrik diharapkan mampu meningkatkan standar hidup dan pendapatan masyarakat secara signifikan. “Aktivitas ekonomi yang tadinya terbatas hanya pada siang hari, kini dapat diperpanjang hingga malam hari dengan dukungan penerangan yang memadai,” tutur Bupati.
Selain sektor usaha, sektor sosial seperti kesehatan dan pendidikan juga akan merasakan dampak positifnya. Fasilitas publik di desa kini dapat menggunakan peralatan medis dan alat peraga pendidikan elektronik yang lebih modern untuk melayani warga dengan lebih maksimal.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimis bahwa kesejahteraan sosial di Teweh Timur akan meningkat seiring dengan masuknya aliran listrik PLN. Hal ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam mengurangi angka kemiskinan dan ketimpangan antara desa dan kota.
Bupati berpesan agar warga memanfaatkan listrik secara produktif dan bijak. Ia berharap hadirnya energi ini menjadi momentum bagi para pemuda desa untuk berinovasi menciptakan lapangan kerja baru di kampung halaman mereka sendiri tanpa harus merantau ke kota.



