Pemprov Kalteng

Disdik Kalteng Dorong Siswa Kuasai Bahasa Asing Lewat Kelas Virtual Setiap Hari

30102025014717 0

 

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat upaya mencetak generasi muda yang siap bersaing di tingkat global.

Melalui terobosan pendidikan berbasis teknologi, Pemprov meluncurkan Program Pembelajaran Bahasa Asing Virtual yang kini telah berjalan di seluruh SMA dan SMK se-Kalteng.

Program ini memungkinkan siswa dari 14 kabupaten dan kota mengikuti pembelajaran daring berbagai bahasa asing, seperti Inggris, Jepang, Jerman, Arab, dan Prancis — bahkan dari wilayah terpencil sekalipun.

Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam pemerataan akses pendidikan sekaligus peningkatan kompetensi komunikasi global pelajar daerah.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini kini menjadi bagian dari rutinitas belajar di sekolah.

“Alhamdulillah, saat ini hampir semua sekolah sudah aktif mengikuti pembelajaran bahasa asing setiap harinya. Ini menjadi bagian dari rutinitas belajar siswa kita. Dengan dukungan teknologi digital, para siswa dari wilayah terpencil pun bisa belajar bersama teman-temannya di kota,” ujar Reza, Kamis (30/10/2025).

Reza menjelaskan, keberhasilan program ini tidak lepas dari arah kebijakan langsung Gubernur H. Agustiar Sabran, yang menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai modal untuk bersaing di dunia global.

“Pak Gubernur selalu menegaskan, anak-anak Kalteng harus siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, beliau meminta agar bahasa asing diajarkan setiap hari dan terus dikembangkan,” tambahnya.

Sebagai bentuk penguatan, Dinas Pendidikan juga tengah menyiapkan penambahan Bahasa Portugis dalam kurikulum virtual, sejalan dengan arahan Gubernur dan tindak lanjut instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperluas kerja sama dengan negara-negara berbahasa Portugis.

“Kita sudah menyiapkan rencana penambahan Bahasa Portugis dalam kurikulum virtual. Ini sesuai arahan Pak Gubernur dan juga sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden. Harapannya, anak-anak Kalteng bisa menjangkau lebih luas dunia internasional, termasuk ke negara-negara Amerika Latin dan Asia Tenggara,” ungkap Reza.

Ia menambahkan, penguasaan bahasa asing tidak hanya membuka peluang studi lanjut di luar negeri, tetapi juga memperluas kesempatan karier global bagi generasi muda Kalteng.

Program ini mendapat sambutan positif dari para guru. Mereka menilai kegiatan belajar bahasa asing setiap hari meningkatkan kepercayaan diri siswa dan memperkaya wawasan lintas budaya.

“Anak-anak sekarang lebih berani berbicara dalam bahasa asing. Bahkan banyak yang mulai bercita-cita kuliah atau bekerja di luar negeri. Program ini luar biasa,” ujar Kasyudi Salting, guru Bahasa Inggris di SMK Negeri 1 Palangka Raya.

Dengan dukungan kebijakan visioner Gubernur Agustiar Sabran, kesiapan teknologi, serta semangat para pendidik, Kalimantan Tengah kini melangkah mantap membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global dari Bumi Tambun Bungai. (red)