DPRD Kalimantan Tengah

Bryan Iskandar Dorong Sinergi Pemuda dan Pertanian di Kalteng

1654498231 Screenshot 20220606 125834 Gallery

PROBORNEO – Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Bryan Iskandar, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara sektor pertanian dan generasi muda sebagai langkah strategis membangun ketahanan pangan di wilayah ini.

Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Tani Indonesia Kalteng, yang digelar bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Tani Indonesia di Palangka Raya, Selasa (15/7/2025).

Bryan menilai, kehadiran DPD Pemuda Tani menjadi harapan baru dalam menghidupkan kembali semangat bertani di kalangan generasi muda, sekaligus menjawab tantangan modernisasi pertanian di daerah.

“Alhamdulillah, hari ini kami membentuk kepengurusan DPD Pemuda Tani di Kalteng. Harapannya, program pertanian yang digagas Presiden Prabowo bisa bersinergi dengan program Gubernur Kalteng, terutama dengan terpilihnya Pak Deden,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian di Kalteng selama ini sudah berjalan cukup baik dan berkelanjutan, khususnya melalui program pelatihan dan pendidikan vokasi di sekolah kejuruan yang diarahkan pada bidang pertanian dan pangan.

Namun demikian, ia juga menyoroti perlunya penyesuaian kurikulum dan program pendidikan agar dapat mengimbangi perkembangan teknologi dan mekanisasi di sektor pertanian.

“Dengan adanya jurusan ini, ke depan tenaga kerja lokal bisa dimanfaatkan lebih maksimal untuk kebutuhan pertanian modern,” jelas politisi Partai NasDem itu, terkait usulannya membuka jurusan mekanik dan operator alat berat di SMK.

Menurut Bryan, keberadaan tenaga kerja lokal yang terampil akan sangat membantu mengurangi ketergantungan terhadap tenaga luar daerah serta mempercepat proses modernisasi pertanian di Kalimantan Tengah.

Lebih dari itu, ia meyakini kolaborasi antara pemuda dan pertanian akan mendorong produktivitas, membuka peluang kerja, serta menciptakan generasi petani milenial yang adaptif terhadap tantangan global.

Langkah ini juga selaras dengan semangat pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional, di mana Kalimantan Tengah memiliki peran penting sebagai salah satu daerah lumbung pangan. (red)