Pemprov Kalteng

Akselerasi Transformasi Birokrasi, Gubernur Kalteng Tekankan Integritas dan Efisiensi

fb img 1771472198794

PROBORNEO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa transformasi birokrasi merupakan agenda strategis yang tidak dapat ditunda demi memastikan pembangunan daerah berjalan cepat, bersih, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Pembinaan kepada Pejabat Struktural dan Manajerial di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, Rabu (18/2/2026).

Gubernur menginstruksikan para Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, hingga Pengawas untuk merombak pola pikir dan budaya kerja guna menjawab tuntutan publik yang semakin tinggi.

Ia menekankan bahwa reformasi ini bukan sekadar kewajiban administratif kepada Pemerintah Pusat, melainkan kebutuhan mendasar daerah.

“Saya tegaskan tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan. Namun, di sisi lain, negara hadir untuk melindungi ASN yang bekerja sesuai aturan dan berintegritas,” tegas Gubernur Agustiar Sabran.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran tahun ini. Ia meminta seluruh jajaran perangkat daerah untuk tetap produktif meski di tengah keterbatasan fiskal dengan mengedepankan inovasi.

“Visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur tidak mungkin kita kerjakan sendiri. Efisiensi anggaran harus kita jawab dengan bekerja efektif, kolaboratif, dan inovatif, serta menguatkan prioritas kepada program-program yang menyentuh langsung masyarakat,” ujarnya.

Salah satu program prioritas yang menjadi sorotan utama adalah peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera pada 20 Februari 2026. Gubernur berkomitmen penuh untuk memastikan manfaat kartu tersebut menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pedalaman secara tepat sasaran.

Terkait etika birokrasi, Gubernur mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap teguh menjaga profesionalisme, terutama dalam menghadapi dinamika sosial dan politik.

“ASN harus menjaga netralitas, menghindari konflik kepentingan, tidak terlibat politik praktis, serta responsif terhadap isu sosial dan potensi konflik,” jelasnya.

Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur (Wagub), Edy Pratowo mengingatkan, ASN untuk disiplin dalam mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) sembari mengawal ketat persiapan peluncuran program unggulan daerah.

“Saya berharap dalam pertemuan ini, bisa menjadi perhatian serius apalagi kita akan me-launching program Kartu Huma Betang Sejahtera tanggal 20 Februari,” kata Wagub Edy Pratowo.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung meminta, Kepala Perangkat Daerah berperan aktif dalam pengawasan lapangan agar setiap kebijakan pemerintah sampai ke tangan keluarga penerima manfaat secara akuntabel.

“Kepala Perangkat Daerah harus mengawal, mengawasi, memastikan program ini sampai kepada keluarga penerima manfaat yang berada di desa, kelurahan, kecamatan, dan Ibukota Kabupaten/Kota,” ujar Leonard S. Ampung.

Acara pembinaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kalteng, Asisten, Staf Ahli Gubernur, serta Kepala Instansi Vertikal. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan menjadi kekuatan utama dalam menjaga kondusivitas dan kemajuan Bumi Tambun Bungai(red)