PROBORNEO – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Edy Pratowo mendorong penguatan karakter dan semangat kebangsaan generasi muda melalui kegiatan Perkemahan Jumat–Sabtu–Minggu (Perjusami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2025 yang digelar di halaman GOR Indoor Palangka Raya, Sabtu (1/11/2025).
Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Kodam XII/Tambun Bungai dan Pemprov Kalteng ini diikuti oleh para siswa SMK se-Kalteng, dengan tujuan membentuk peserta didik yang disiplin, tangguh, serta berjiwa cinta tanah air.
Wagub Edy Pratowo menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif sinergi antara TNI dan dunia pendidikan dalam membina karakter generasi muda.
Ia menilai kegiatan KKRI menjadi langkah nyata dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan pelajar.
“Untuk harapannya dengan KKRI ini, sekali lagi ini bisa membentuk watak pekerti luhur, karakter anak bangsa kita, sehingga mereka menjadi generasi penerus yang melanjutkan pembangunan negara kita,” kata Edy.
Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya membangun kedisiplinan, tetapi juga memperkuat rasa tanggung jawab dan semangat bela negara yang menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan di Kalimantan Tengah.
Lebih lanjut, Edy menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng siap terus mendukung kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi generasi muda, khususnya dalam membangun karakter dan nasionalisme.
“Kami dari pemerintah provinsi, Pak Gubernur juga menyampaikan sangat mengapresiasi dan kami siap berkolaborasi kegiatan-kegiatan, yang memang memberikan manfaat bagi generasi penerus bangsa ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Pangdam XII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin menambahkan, bahwa kegiatan KKRI merupakan bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia muda yang berkarakter dan cinta tanah air.
“Jadi konsep kita ini memang adalah arahan dari pusat untuk Pusdiklat Republik Indonesia ini dibentuk sebagai sarana bagi pemuda-pemuda kita, anak-anak daerah kita ini untuk meningkatkan sumber daya manusianya,” ujar Zainul.
Ia menjelaskan, selama Perjusami berlangsung, para peserta mendapat berbagai materi pembinaan seperti wawasan kebangsaan, kedisiplinan, bela negara, hingga pelatihan fisik seperti baris-berbaris dan tali-temali.
Melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI diharapkan mampu melahirkan generasi muda Kalteng yang berjiwa tangguh, berkarakter kuat, dan siap mengabdi untuk bangsa. (red)



