PROBORNEO – Wakil Bupati (Wabup) Murung Raya (Mura), Rahmanto Muhidin, bersama istri Dina Maulidah, melanjutkan rangkaian agenda kunjungan kerja dengan menyambangi UPTD RSUD Puruk Cahu, Rabu sore (9/4/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan langsung kondisi fasilitas, kesiapan tenaga medis, dan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Dalam peninjauan itu, Wabup Rahmanto mengunjungi sejumlah ruang pelayanan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap, hingga instalasi farmasi.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas pelayanan agar masyarakat mendapatkan hak atas layanan kesehatan yang optimal dan memadai.
“Kunjungan ini juga merupakan bentuk silaturahmi serta upaya kami untuk melihat langsung fasilitas kesehatan dan kesiapan sumber daya manusia di RSUD dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujar Rahmanto.
Wabup juga memberikan perhatian khusus pada kebersihan lingkungan rumah sakit, kenyamanan ruang tunggu pasien, serta ketersediaan fasilitas penunjang yang dibutuhkan dalam pelayanan medis.
Sementara itu, Direktur UPTD RSUD Puruk Cahu, Debi Rumondang Siregar, menyambut hangat kedatangan Wakil Bupati beserta rombongan.
Ia mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang selama ini terus mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
“Terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Daerah terhadap peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit. Kami merasa sangat diperhatikan dan termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan demi masyarakat Murung Raya,” ungkap Debi.
Di sela kunjungan, Wakil Bupati bersama istri juga menyempatkan diri berbincang langsung dengan beberapa pasien dan keluarga mereka.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, Rahmanto menyampaikan harapan agar masyarakat terus mendukung upaya pemerintah daerah dan pihak rumah sakit dalam menjaga pelayanan yang baik dan ramah.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal, serta sebagai bahan evaluasi terhadap kebutuhan fasilitas dan tenaga medis di daerah. (red)



