DPRD Kalimantan Tengah

Tomy Irawan Diran Serap Aspirasi Warga Desa Kantan Muara dan Kantan Dalam

Gambar Whatsapp 2025 07 07 Pukul 22.12.20 B63c5fc2

 

 

PROBORNEO – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran, kembali turun ke daerah pemilihannya dalam agenda reses perorangan, Senin (7/7/2025).

Kali ini, Tomy mengunjungi warga di Desa Kantan Muara dan Desa Kantan Dalam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kalteng itu menyampaikan bahwa agenda reses merupakan ruang strategis bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung suara masyarakat di tingkat desa.

“Reses ini bagian dari kewajiban saya sebagai anggota DPRD untuk turun ke masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, apa yang menjadi harapan, kebutuhan, dan permasalahan di desa,” kata Tomy dalam keterangannya.

Tomy, yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, menyebut sejumlah aspirasi disampaikan warga, mulai dari permintaan bantuan pendidikan, perbaikan infrastruktur jalan, hingga dukungan terhadap program-program pemberdayaan masyarakat.

“Banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat, mulai soal beasiswa, perbaikan infrastruktur jalan, sampai hal-hal lain yang langsung berkaitan dengan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Gambar Whatsapp 2025 07 07 Pukul 22.23.27 F6f5e996
Tomy Irawan Diran saat melakukan reses perorangan di Desa Kantan Muara, Kecamatan Pandih Batu

Politisi dari daerah pemilihan Kalteng V yang meliputi Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas itu memastikan seluruh aspirasi yang diterima akan diperjuangkan melalui forum DPRD dan koordinasi lintas instansi.

“Kita tampung, kita sampaikan di lembaga, lalu kita kawal agar bisa direalisasikan sesuai kewenangan dan anggaran yang ada,” tambahnya.

Tomy turut mengapresiasi antusiasme warga dalam menyampaikan aspirasi secara terbuka. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam proses pembangunan.

 

“Dengan turun langsung seperti ini, kita bisa tahu persis apa yang dibutuhkan masyarakat. Tidak hanya dengar laporan di atas kertas,” pungkasnya. (red)