Kalimantan Tengah

IWAPI Kalteng Kukuhkan Pengurus DPC Lamandau

Gambar Whatsapp 2025 07 07 Pukul 19.26.35 87256e73

 

PROBORNEO – Ketua DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kalimantan Tengah (Kalteng), Hj. Asti Rizky, resmi melantik Ketua DPC IWAPI Kabupaten Lamandau, Norol Latifah Rizky Aditya, beserta jajaran pengurus pada Sabtu (6/7/2025).

Pelantikan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara organisasi pengusaha perempuan dengan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya mendorong pemberdayaan UMKM dan pengembangan sektor ketahanan pangan di daerah.

Dalam sambutannya, Asti menyampaikan pentingnya peran strategis IWAPI sebagai mitra pemerintah dalam membina pelaku usaha perempuan agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi lebih luas terhadap ekonomi daerah.

“IWAPI adalah organisasi wanita pengusaha sebagai mitra pemerintah, sehingga diharapkan sinergi ini menjadi daya ungkit pemberdayaan UMKM, khususnya di Kabupaten Lamandau, agar mampu lebih bersaing dan naik kelas sehingga memberikan manfaat yang lebih luas dan multiple efek bagi kemajuan dan kemakmuran daerah,” ujar Asti.

Ia juga mengungkapkan, jumlah UMKM di Kalimantan Tengah hingga 2024 mencapai 164.621 unit, dengan lebih dari 60 persen dikelola oleh perempuan.

Fakta ini, menurutnya, membuktikan bahwa perempuan merupakan salah satu pilar utama penggerak ekonomi di daerah.

“Artinya perempuan adalah salah satu pilar dan roda penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

Selain itu, Asti mendorong agar IWAPI tidak hanya bergerak di sektor wastra, kriya, dan kerajinan, tetapi mulai fokus pada ketahanan pangan berbasis lahan mandiri untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan pertumbuhan penduduk.

Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Lamandau, Norol Latifah Rizky Aditya, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran IWAPI di daerah. Ia menargetkan pemberdayaan perempuan pelaku usaha di Lamandau agar lebih mandiri dan produktif.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membina dan mengembangkan pelaku UMKM perempuan di Lamandau. Fokus kami ke depan adalah menciptakan pengusaha-pengusaha baru yang tidak hanya bergerak di kerajinan, tetapi juga sektor pangan dan industri kreatif,” ungkap Norol Latifah.

Ia berharap kehadiran IWAPI Lamandau menjadi ruang kolaborasi bagi perempuan pengusaha di wilayahnya, sehingga dapat saling berbagi pengalaman dan membangun usaha yang berdaya saing.

 

“Kami ingin IWAPI Lamandau menjadi wadah perempuan pelaku usaha untuk saling support, berbagi ilmu, dan tumbuh bersama. Karena perempuan Lamandau harus bisa mandiri dan ikut berkontribusi membangun daerah,” tutup Norol. (red)