PROBORNEO – Jajaran Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan kunjungan kerja strategis dalam rangka monitoring pembangunan Gereja Maranatha di Palangka Raya, baru-baru ini.
Langkah ini diambil guna memastikan proyek rumah ibadah tersebut berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, sekaligus memastikan kualitas bangunan memenuhi standar yang diharapkan masyarakat.
Kunjungan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk dukungan nyata dari pihak legislatif terhadap penyediaan sarana ibadah yang representatif bagi masyarakat di Bumi Tambun Bungai.
Keberadaan Gereja Maranatha diharapkan menjadi simbol religiusitas yang megah dan mampu menampung aktivitas kerohanian jemaat dengan maksimal.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan legislatif melihat langsung kondisi fisik bangunan yang tengah dalam tahap pengerjaan.
Selain mencermati aspek teknis konstruksi, para wakil rakyat ini juga menggelar dialog intensif dengan panitia pembangunan. Hal ini dilakukan untuk mendengarkan langsung masukan, kebutuhan, hingga berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Monitoring berkala ini merupakan bagian dari komitmen besar DPRD Provinsi Kalteng dalam mengawal infrastruktur keagamaan. Fokus utama mereka adalah memastikan proyek tersebut berjalan dengan prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering, menjelaskan bahwa peninjauan lapangan sangat penting untuk menyinkronkan data administratif dengan realisasi fisik di lapangan, terutama terkait serapan anggaran.
“Kami dari Dari DPRD Kalimantan Tengah, meninjau perkembangan progres pembangunan Gereja Maranatha. Selain itu kami sudah berbincang-bincang, meninjau lapangan, dan melakukan pertemuan terkait hal itu,” ungkap Freddy.
Politisi senior PDI Perjuangan ini memberikan apresiasi yang tinggi terhadap capaian progres pembangunan sejauh ini.
Menurut pengamatannya, aspek estetika desain dan kekuatan struktur bangunan telah menunjukkan standar kualitas yang sangat baik. Ia optimis bahwa Gereja Maranatha akan memberikan warna baru bagi wajah arsitektur di ibu kota provinsi.
Freddy pun menaruh harapan besar agar keberadaan gereja ini nantinya tidak hanya dipandang sebagai tempat ibadah biasa, tetapi juga tumbuh menjadi salah satu bangunan monumental yang membanggakan bagi Kalimantan Tengah.
“Saya berharap dengan pembangunan Gereja Maranatha ini, menjadi ikon bagi Palangka Raya maupun Kalimantan Tengah,” tambah legislator yang dikenal vokal dalam mengawal pembangunan daerah ini.
Di penghujung kunjungannya, Freddy kembali menekankan bahwa kualitas dan mutu bangunan harus tetap menjadi prioritas utama hingga tahap finishing atau akhir penyelesaian.
Pihaknya berjanji akan terus melakukan pengawasan agar pada waktu yang telah ditentukan, gereja ini dapat segera diresmikan dan digunakan oleh jemaat dengan rasa aman dan nyaman.
“Kami memberikan apresiasi progres pembangunan Gereja Maranatha baik itu desainnya, kualitasnya dan lainnya. Kami berharap, pada saat yang ditentukan, gereja ini dapat selesai dengan lancar sesuai dengan kualitas dan mutu yang diharapkan,” pungkasnya.
Dengan pengawalan ketat dari DPRD Kalteng, diharapkan pembangunan Gereja Maranatha dapat rampung tepat waktu dan menjadi warisan infrastruktur religi yang ikonik bagi generasi mendatang di Kalimantan Tengah. (red)



