Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Siap Bentuk Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa

3

PROBORNEO — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) bergerak cepat menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan.

Melalui Dinas Koperasi dan UKM (DiskopUKM), berbagai langkah strategis mulai disiapkan untuk mewujudkan target tersebut.

Kepala Diskop dan UKM Kalteng, Hj. Norhani, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi aktif dengan pemerintah kabupaten/kota se-Kalteng.

“Kami sudah menyurati bupati dan wali kota, serta dinas koperasi kabupaten/kota se-Kalteng terkait Instruksi Presiden ini,” katanya, Senin (21/4/2025).

Sebagai langkah awal, DiskopUKM melakukan pemetaan ulang terhadap koperasi unit desa (KUD) baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak berjalan.

Saat ini, dari data provinsi tercatat hanya sekitar 811 koperasi aktif, sementara jumlah desa dan kelurahan mencapai 1.437. Bahkan, data pusat menyebutkan sebanyak 1.618.

“Kalau dari data provinsi, ada 1.437 desa dan kelurahan. Tapi data dari pusat menyebutkan 1.618. Ini sedang kami sinkronkan,” ujar Norhani.

Untuk mengejar target, strategi yang ditempuh meliputi pendirian koperasi baru, pengembangan koperasi aktif, hingga revitalisasi koperasi mati suri, sesuai dengan model yang ditetapkan kementerian.

Selain itu, DiskopUKM juga mengikuti bimbingan teknis dan sosialisasi yang kemudian dilanjutkan ke tingkat daerah.

“Kami ingin seluruh daerah memiliki pemahaman yang sama soal tujuan koperasi Merah Putih ini,” jelas Norhani.

Ia menyebut, koperasi Merah Putih memiliki 13 manfaat strategis bagi masyarakat desa, mulai dari meningkatkan kesejahteraan, membuka lapangan kerja, menekan dominasi tengkulak, hingga memperpendek rantai distribusi dan mendorong UMKM.

Selain itu, koperasi ini juga ditargetkan berkontribusi menekan inflasi dan menurunkan angka kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan.

Meski belum ditemukan kendala besar, Norhani menyebut tantangan utama berada pada akses ke desa-desa terpencil.

“Makanya kami minta berkolaborasi dengan kabupaten/kota dalam hal ini,” imbuhnya.

Peluncuran resmi koperasi Merah Putih di Kalteng dijadwalkan pada 12 Juni 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional. Sebagai tahap awal, setiap kabupaten/kota ditargetkan membentuk minimal satu koperasi dalam dua bulan ke depan.

“Target dua bulan ini, masing-masing daerah membentuk satu dulu,” pungkas Norhani. (red)