Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Genjot Pertumbuhan Ekonomi 2025

Gambar Whatsapp 2025 03 18 Pukul 00.38.50 81aa0a09

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah agar lebih optimal di tahun 2025.

Upaya ini dibahas dalam Rapat Pertumbuhan Ekonomi 2025, yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kalteng, Sri Widanarni, di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (14/3/2025).

Dalam arahannya, Sri Widanarni menyoroti bahwa pertumbuhan ekonomi Kalteng pada 2024 mencapai 4,46 persen, dengan kontribusi terbesar dari sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib, yang tumbuh 9,18 persen.

“Arahan Bapak Gubernur beberapa waktu lalu, seluruh stakeholders terkait perlu membahas bagaimana ekonomi di Kalimantan Tengah bisa tumbuh lebih baik lagi di tahun 2025 dan seterusnya. Hal itu butuh kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Meski mencatatkan pertumbuhan, target makro ekonomi RKPD 2024 sebesar 5,80 persen belum tercapai. Oleh karena itu, strategi konkret diperlukan agar perekonomian 2025 lebih optimal.

Menurut laporan, ekonomi Kalteng pada Triwulan IV-2024 dibandingkan Triwulan IV-2023 tumbuh 4,43 persen, dengan sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mencatat pertumbuhan tertinggi 13,75 persen.

“Perekonomian Kalteng berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2024 mencapai Rp222,9 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp118,7 triliun,” ungkap Sri.

Ia juga memaparkan target pembangunan 2024 yang mencakup pertumbuhan ekonomi 5,80 persen, tingkat kemiskinan 4,66 persen, gini rasio 0,216, indeks pembangunan manusia (IPM) 73,42 persen, dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) 3,90 persen.

Untuk mencapai target 2025, Sri menekankan pentingnya peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan badan usaha di Kalteng dalam mengambil langkah strategis guna mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Badan usaha yang ada di Kalteng perlu segera mengambil langkah strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan mencapai target yang telah ditetapkan,” tutur Sri.

Sementara itu, Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, menjelaskan bahwa kinerja ekonomi 2024 didorong oleh lima sektor utama, yaitu Pertanian, Industri Pengolahan, Perdagangan, Pertambangan, dan Konstruksi.

“Hampir semua sektor mengalami pertumbuhan positif, kecuali Industri Pengolahan,” katanya.

Sektor Pertambangan dan Penggalian menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi pada 2024 dengan 1,27 persen, sementara Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mencatat kontribusi tertinggi sebesar 1,94 persen.

Melalui sinergi lintas sektor dan percepatan pembangunan infrastruktur, Pemprov Kalteng optimistis pertumbuhan ekonomi 2025 dapat meningkat dan mencapai target yang telah ditetapkan. (red)