Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng dan GFI Kembangkan Kakao untuk Petani Kecil

Whatsapp Image 2025 03 03 At 15.47.58 E2151091

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Perkebunan resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Good Forest Indonesia (GFI) untuk pengembangan komoditas kakao bagi petani skala kecil.

Kesepakatan ini dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani di ruang rapat Kepala Dinas baru-baru ini.

MoU ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing kakao sebagai salah satu komoditas unggulan di Kalteng.

Kepala Dinas Perkebunan Kalteng, H. Rizky Ramadhana Badjuri, menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi dasar bagi pengembangan kakao yang lebih berkelanjutan di provinsi tersebut.

“Nota kesepahaman ini dibuat sebagai dasar kerja sama di bidang pengembangan komoditas kakao di Kalteng,” ujarnya, Senin (3/3/2025).

Kerja sama ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari peningkatan kapasitas petani dalam teknik budidaya, panen, dan pasca-panen kakao hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung bagi petani.

Selain itu, MoU ini juga bertujuan menghubungkan petani dengan pasar yang lebih luas.

“Serta kolaborasi dalam penelitian dan pelatihan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao,” tambahnya.

Menurut Rizky, langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk membangun sektor perkebunan yang berkelanjutan serta memperkuat posisi kakao sebagai komoditas unggulan, selain kelapa sawit, karet, kelapa dalam, dan kopi.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong sub sektor perkebunan yang berkelanjutan, selain itu menunjukkan adanya komitmen Pemprov Kalteng dalam mendukung pengembangan kakao di Kalimantan Tengah,” tandasnya.

Melalui kerja sama ini, diharapkan petani kakao di Kalteng dapat memperoleh manfaat lebih besar, baik dari segi kesejahteraan maupun peningkatan kualitas produksi, sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. (red)