Pemkab Murung Raya

Pemkab Murung Raya Tingkatkan Kapasitas Kader untuk Percepatan Penurunan Stunting

Gambar Whatsapp 2025 07 24 Pukul 11.14.43 5817a991

PROBORNEO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) terus menunjukkan keseriusannya dalam menurunkan angka stunting.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Pembangunan Manusia (KPM) Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mura, Senin (16/6/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, dan dihadiri Sekretaris DPMD Jimsuat, para narasumber, camat, kepala desa, serta kader pembangunan manusia dari seluruh desa se-Kabupaten Murung Raya.

Dalam sambutan Bupati Mura Heriyus yang dibacakan oleh Wabup Rahmanto, ditegaskan bahwa stunting merupakan masalah serius yang perlu ditangani secara komprehensif karena berdampak langsung terhadap tumbuh kembang dan masa depan anak.

“Stunting merupakan masalah serius yang berdampak pada perkembangan kognitif, psikis dan produktivitas anak, sehingga penanganannya menjadi prioritas Nasional,” ujar Wabup membacakan sambutan Bupati.

Wabup juga menekankan pentingnya peran desa dalam konvergensi penanganan stunting. Ia mendorong pemerintah desa untuk memanfaatkan Dana Desa secara tepat sasaran serta bersinergi dengan program prioritas daerah.

“Pemerintah desa didorong memanfaatkan Dana Desa secara tepat sasaran, serta bersinergi dengan program unggulan daerah seperti Kartu Hebat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa para kader pembangunan manusia memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan di tingkat desa, khususnya dalam hal layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan pemenuhan gizi untuk keluarga berisiko stunting.

“Disebutkan pula bahwa angka stunting di Murung Raya telah menunjukkan penurunan berkat kerja sama lintas sektor, termasuk kontribusi para kepala desa dan KPM. Namun tantangan masih ada, sehingga peningkatan kapasitas melalui pelatihan sangat diperlukan,” imbuhnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para kader dapat lebih memahami perannya dalam mengedukasi dan mengawal keluarga sasaran, sekaligus memperkuat kerja kolaboratif di lapangan guna mencapai target percepatan penurunan stunting di Kabupaten Murung Raya. (red)