Pemkab Murung Raya

Pemkab Mura–PT SAB Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pelatihan dan Bantuan Bibit untuk Kelompok Tani

Whatsapp Image 2025 10 12 At 19.21.34 1

PROBORNEO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat penguatan sektor pangan melalui kolaborasi strategis antara Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Mura dan PT Semesta Alam Barito (SAB) bersama mitranya, PT HPU dan PT PKB.

Kerja sama ini diwujudkan dalam Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dirancang secara terarah untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani desa lingkar tambang.

Di tengah realitas bahwa sebagian perusahaan tambang mulai menurunkan porsi investasi sosial, sinergi antara Pemkab Mura dan PT SAB justru menciptakan terobosan baru. Penguatan kapasitas ini dieksekusi melalui pelatihan intensif yang digelar di Desa Batubua, Kecamatan Laung Tuhup, Sabtu (11/10/2025).

Tidak hanya sekadar bantuan sosial, program ini dibangun berbasis kebutuhan riil dan analisis teknis yang disusun bersama dinas terkait.

Distanik Mura turut berperan sebagai motor penggerak utama, menghadirkan pejabat dan praktisi lapangan sebagai narasumber. Mereka menyampaikan materi teknis yang aplikatif meliputi budidaya sapi, itik petelur dan pedaging, budidaya babi, hingga perikanan modern dengan sistem Bioflok—materi yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas.

Kegiatan yang diikuti 72 peserta dari 11 desa lingkar tambang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ini sekaligus menegaskan bahwa investasi pada sumber daya manusia masih menjadi strategi paling efektif dalam membangun ketahanan pangan daerah.

“Ini adalah bukti bahwa perusahaan kami hadir sebagai katalisator ekonomi lokal melalui program PPM, didukung penuh oleh arah kebijakan Pemerintah Daerah,” tutur Bupati Mura, Heriyus melalui Donny Pramudya Dwi Admaja dari Distanik Mura.

Lebih lanjut, Pramudya menilai langkah PT SAB sangat proaktif dan strategis. Bantuan modal awal berupa bibit dan pelatihan yang berkelanjutan dinilai mampu memperkuat capaian program ketahanan pangan pemerintah daerah.

Tidak berhenti pada transfer ilmu, PT SAB langsung menyalurkan bantuan fisik berupa bibit ternak (babi dan itik), bibit ikan unggulan, serta sarana penunjang sebagai modal awal bagi kelompok tani.

Pendekatan komprehensif ini mempertegas praktik ideal sinergi tiga pilar Pemerintah Daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Inisiatif PT SAB ini juga menjadi bukti bahwa Corporate Social Responsibility (CSR) yang sinergis dengan program pemerintah bukanlah biaya, melainkan investasi strategis untuk membangun stabilitas sosial dan menguatkan ketahanan ekonomi masyarakat, bahkan di tengah kondisi pasar global yang dinamis. (red)