Muara Teweh – Evaluasi menyeluruh terhadap performa pelayanan administrasi publik kembali digelar oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Agenda berkala ini bertujuan memetakan kepuasan warga demi peningkatan mutu aparatur daerah yang berkelanjutan.
Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2026 ini memasuki tahapan pembagian tugas bagi personel pencari data lapangan. Agenda rapat penyelarasan dipimpin oleh Kepala Bagian Organisasi Setda Barito Utara, Adi Suwarman, di Aula Setda Lantai I pada Senin (11/5/2026).
Dalam arahannya, Adi menyampaikan pesan krusial mengenai pentingnya keterbukaan dan pelarangan penggiringan opini publik. Dirinya menginginkan data yang masuk ke sistem pengolahan merupakan suara murni dari potret pelayanan sehari-hari.
“Hasil survei ini adalah bahan evaluasi sekaligus tantangan bagi internal pemerintah daerah. Target kita adalah mencapai angka sangat baik di rentang 88 hingga 100 persen, namun kejujuran pengisian instrumen data tidak boleh dikorbankan,” tegas Adi.
Pelaksanaan riset kepuasan ini mempercayakan peran surveyor kepada mahasiswa lokal dari perguruan tinggi STIE, STAIS, dan Politeknik Muara Teweh. Kehadiran mahasiswa dirancang untuk mengawal capaian IKM daerah yang pada tahun 2024 lalu telah mencatatkan nilai di angka 86,36.
Sebanyak 16 unit layanan publik menjadi target operasi pembagian 100 lembar kuisioner per unit kerja. Daftar instansi tersebut meliputi Disdukcapil, RSUD, Puskesmas Lanjas, Puskesmas Muara Reweh, BPKA, DPMPTSP, Dinas Sosial PMD, BKPSDM, Disnakertranskop UKM, Kecamatan Teweh Tengah, BPPD, Kelurahan Melayu, Kelurahan Lanjas, PDAM, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Dinas Pendidikan.(dd)



