PROBORNEO – Proyek pembangunan Jembatan Sei Lenggana di Jalan Jenderal Sudirman Km. 21, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terus dikebut oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalteng bersama kontraktor pelaksana.
Pekerjaan penggantian total jembatan yang menjadi bagian penting jalur Trans Kalimantan ini ditargetkan selesai sesuai jadwal kontrak.
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PAN, Muhammad Syauqie, menyatakan dukungannya terhadap percepatan penyelesaian proyek tersebut.
Menurutnya, jembatan ini memiliki peran strategis dalam memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah di selatan Kalimantan Tengah.
“Pembangunan Jembatan Sei Lenggana harus menjadi prioritas karena fungsinya vital sebagai jalur penghubung utama lintas Kalimantan. Kami mendorong agar pekerjaan dapat selesai sesuai target kontrak sehingga arus transportasi segera normal kembali,” ujar Syauqie, Kamis (23/10/2025).
Ia menegaskan, selain percepatan waktu, kualitas konstruksi juga harus menjadi perhatian utama. Pengawasan di lapangan perlu diperkuat agar hasil pembangunan benar-benar kokoh dan penggunaan anggaran berjalan transparan.
“Selain kecepatan, mutu pekerjaan juga harus diperhatikan. Kita tidak ingin proyek strategis ini hanya selesai cepat, tapi mengorbankan ketahanan jangka panjang,” tegasnya.
Politisi PAN asal Kalteng itu juga mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tetap tertib selama proses pengerjaan berlangsung.
“Kepada seluruh pengguna jalan, mohon tetap mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga batas muatan kendaraan, terutama angkutan barang, dan memberikan prioritas bagi kendaraan darurat,” katanya.
Lebih lanjut, Syauqie menilai sinergi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat menjadi faktor penting agar pembangunan tidak menimbulkan gangguan terhadap aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.
“Jembatan ini bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi simbol konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Mari kita kawal bersama agar selesai tepat waktu dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pembangunan Jembatan Sei Lenggana diharapkan dapat memperkuat jaringan transportasi darat Kalimantan Tengah, sekaligus mendukung kelancaran jalur logistik dan konektivitas antarwilayah di Pulau Kalimantan. (red)



