Pemprov Kalteng

Gandeng Pendamping Desa, Pemprov Kalteng Percepat Penyaluran Kartu Humas Betang

fb img 1776440710241

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memperkuat koordinasi untuk mempercepat pendistribusian Kartu Humas Betang Sejahtera (KHBS) dengan melibatkan relawan dari unsur Pendamping Desa.

Langkah ini diambil guna mengatasi kendala teknis penyaluran di sejumlah wilayah agar program prioritas kesejahteraan masyarakat dapat segera terealisasi.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, membuka langsung rapat koordinasi KHBS bersama para relawan tersebut di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur, Jumat (17/4/2026).

Pertemuan ini digelar secara hibrida untuk menyamakan persepsi dan teknis pelaksanaan di lapangan.

Linae Victoria Aden menjelaskan bahwa program KHBS merupakan instruksi langsung Gubernur Kalimantan Tengah yang bertujuan untuk memperluas jangkauan perhatian pemerintah terhadap masyarakat di seluruh kabupaten dan kota se-Kalteng.

Kartu ini menjadi gerbang utama sebelum bantuan-bantuan sosial lainnya digulirkan.

“Salah satunya kurangnya relawan yang membantu penyaluran. Terkait hal itu, teknisnya bagaimana, nanti akan dibantu dijelaskan oleh Dinsos dan akan dilengkapi dinas terkait lainnya,” ungkap Linae Victoria Aden.

Dalam upaya mengatasi kekurangan personel di lapangan, Pemprov Kalteng menjalin kolaborasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk memberdayakan para Pendamping Desa sebagai relawan penyaluran.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Desa yang sudah mengizinkan Bapak/Ibu sekalian yang nantinya turut serta membantu dan mendukung kegiatan mulia ini,” ucapnya.

Linae berharap para relawan dapat menjalankan tugas tambahan ini dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Mengingat medan geografis Kalimantan Tengah yang cukup menantang, kehadiran Pendamping Desa diharapkan menjadi solusi strategis karena mereka lebih memahami kondisi sosiologis di tingkat akar rumput.

“Apabila ada yang ingin ditanyakan, bisa langsung disampaikan dalam rapat ini,” imbuh Linae mengingatkan pentingnya kejelasan alur teknis bagi para relawan.

Melalui sinergi lintas instansi ini, Pemprov Kalteng optimis tahap awal penyaluran kartu dapat segera tuntas, sehingga program perlindungan sosial bagi masyarakat di Bumi Tambun Bungai dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel. (red)