PROBORNEO – Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian dan ketahanan pangan melalui kegiatan Panen Bersama hasil pembinaan warga binaan, Selasa (18/11/2025).
Acara juga dirangkaikan dengan pembagian bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian.
Kegiatan dibuka dengan penampilan tarian tradisional yang memeriahkan suasana.
Kepala Lapas Perempuan Palangka Raya, Hani Anggraeni, menyampaikan laporan kegiatan yang menyoroti perkembangan program pembinaan kemandirian, khususnya di sektor pertanian dan perikanan.
Ia menyebutkan bahwa program ketahanan pangan memberikan dampak positif terhadap warga binaan.
“Program ini telah memberikan banyak dampak positif bagi warga binaan, baik dalam meningkatkan keterampilan maupun mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng), I Putu Murdinana memberikan apresiasi keberhasilan Lapas Perempuan Palangka Raya dalam mengembangkan program ketahanan pangan secara mandiri.
“Kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata implementasi dari 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan pemasyarakatan yang mencakup Program Ketahanan Pangan di Lapas melalui Pemberdayaan Warga Binaan,” ujar I Putu Murdiana.
Selanjutnya, kegiatan panen bersama dilaksanakan di area halaman belakang kantor Lapas.
Pada kesempatan ini, berbagai komoditas hasil budidaya warga binaan dipanen, antara lain kembang kol, cabai, pokcoy, serta ikan lele yang berasal dari kolam budidaya.
Suasana penuh keakraban tampak ketika para tamu undangan dan jajaran Lapas turun langsung ke area panen.
Setelah rangkaian panen selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai bentuk syukur dan kebersamaan. Para tamu dan peserta menikmati hidangan sederhana hasil olahan dari panen tersebut.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perikanan, perwakilan Balai Pengembangan Produksi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Kabid dari Kanwil Ditjenpas Kalteng.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Perempuan Palangka Raya menegaskan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang produktif, berdaya guna, serta bermanfaat bagi warga binaan dan masyarakat luas. (red)



