Pemkab Barito Utara

Menteri Agama: Santri Harus Jadi Pelaku Sejarah, Bukan Penonton

Whatsapp Image 2025 11 18 At 01.00.26

PROBORNEO – Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, menegaskan bahwa santri tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah arus perubahan global. Santri, katanya, harus hadir sebagai pelaku sejarah baru yang membawa nilai Islam rahmatan lil ‘alamin ke seluruh dunia.

Pesan tersebut disampaikan dalam amanat Menteri Agama yang dibacakan Sekda Barito Utara, Drs. Muhlis, saat upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di halaman Masjid Raya Muara Teweh, Rabu (22/10/2025).

Menurutnya, kehadiran pesantren di Indonesia telah menjadi kekuatan moral dan intelektual yang tak tergantikan. Santri memiliki tanggung jawab menjaga kemerdekaan dan menegakkan nilai-nilai keadaban.

Menteri Agama juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya 67 santri Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Ia menegaskan, negara hadir memberikan perhatian dan bantuan kepada pihak pesantren.

“Negara tidak menutup mata terhadap jasa besar pesantren,” ujar Muhlis membacakan amanat Menag.

Ia juga mengingatkan pentingnya menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia agar santri tidak tertinggal di era modern. “Rawat tradisi, tapi peluk inovasi,” pungkasnya. (Red)